27.1 C
Jakarta
Kamis, Agustus 20, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKESEHATANPegagan dan Kencur Hitam Berpotensi Jadi Terapi Pendamping Gangguan Mata

Pegagan dan Kencur Hitam Berpotensi Jadi Terapi Pendamping Gangguan Mata

Yogyakarta – Peneliti dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) tengah mengembangkan penelitian mengenai potensi kombinasi daun pegagan (Centella asiatica) dan kencur hitam (Kaempferia galanga) sebagai terapi pendamping untuk membantu mengatasi gangguan penglihatan akibat peradangan saraf mata atau neuritis optik.

Daun pegagan selama ini dikenal sebagai tanaman herbal yang banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, sedangkan kencur merupakan rempah yang kerap digunakan sebagai bahan minuman jamu. Melalui penelitian ilmiah, kedua tanaman tersebut dinilai memiliki potensi manfaat bagi kesehatan mata.

Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Mata FK-KMK UGM,  Indra Tri Mahayana mengatakan tim peneliti saat ini masih mengkaji khasiat senyawa aktif yang terkandung dalam kedua tanaman herbal tersebut. Penelitian dilakukan dengan memadukan potensi tanaman lokal dan pendekatan berbasis bukti ilmiah.

Menurut Indra, hasil penelitian sebelumnya menunjukkan kombinasi kencur hitam dan daun pegagan berpotensi menjadi terapi pendamping bagi penderita neuritis optik.

“Kencur hitam merupakan salah satu tanaman herbal khas Yogyakarta yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk unggulan yang dapat menambah nilai ekonomi,” jelasnya dalam Focus Group Discussion (FGD) penelitian tematis bertajuk “Wedang Sahaja: Formulasi Daun Pegagan dan Kencur Hitam sebagai Suplemen Pasien Saraf Mata melalui Pemberdayaan UMKM dan Komunitas Difabel di Kota Yogyakarta” di Yogyakarta,

Sementara itu, dr. Muhammad Taufiq Hidayat dari Departemen Ilmu Kesehatan Mata FK-KMK UGM menjelaskan bahwa hingga saat ini penanganan utama neuritis optik akut masih mengandalkan pemberian kortikosteroid dosis tinggi.

Meski demikian, penelitian terus dilakukan untuk menemukan terapi pendamping yang mampu memberikan efek neuroprotektif sehingga dapat membantu menjaga fungsi saraf penglihatan.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kencur hitam dan daun pegagan berpotensi memberikan manfaat yang sebanding dengan vitamin B12 dalam membantu mempertahankan fungsi penglihatan pada pasien neuritis optik akut,” katanya.

Tak hanya berfokus pada aspek kesehatan, penelitian tersebut juga diarahkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk herbal berbasis potensi lokal.

Founder, Konseptor, dan Tenaga Ahli Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur sekaligus Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Rika Fatimah mengatakan pihaknya terus mengedukasi masyarakat agar lebih memilih produk lokal yang dihasilkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Rika, produk UMKM memiliki karakteristik dan kapasitas produksi yang berbeda dibandingkan industri berskala besar sehingga membutuhkan ekosistem pasar yang mampu mendukung pertumbuhan usahanya.

Ia menambahkan, pengembangan produk berbahan dasar daun pegagan dan kencur hitam tidak hanya ditujukan sebagai inovasi kesehatan berbasis riset, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun rantai nilai yang melibatkan petani, UMKM, komunitas difabel, akademisi, pemerintah, hingga konsumen. Selain itu, langkah tersebut juga dinilai dapat memperkuat posisi produk herbal lokal sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kreatif dan industri wellness berbasis potensi daerah.

“Keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh besarnya omzet namun pada konsep rezeki melalui kemampuan membangun keunikan produk, menjaga kesejahteraan para pelaku usaha, serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga

Sering Lelah dan Stamina Menurun? Waspadai Sinyal Gangguan Hormon dan Metabolisme

Jakarta - Tubuh terus memberikan berbagai sinyal ketika terjadi...

Terkumpul Rp3,8 Miliar, ASN DKI Kompak Bantu Korban Gempa NTT

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, bantuan...

Pasca Gempa NTT, Telkomsat Kerahkan Teknologi Satelit untuk Pulihkan Komunikasi

Jakarta - Pasca gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Dikukuhkan Gibran, 76 Pelajar dari 38 Provinsi Siap Jalankan Tugas Paskibraka

Jakarta - Sebanyak 76 pelajar yang mewakili 38 provinsi...

Importir Pakan Diduga Main Harga, Ancaman Cabut Izin Impor Mengintai

Surabaya - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan peringatan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini