katafoto, Jakarta – Upaya meningkatkan keselamatan warga di wilayah pesisir Kepulauan Seribu dilakukan dengan menyediakan pelampung penyelamat atau ring buoy di sejumlah kawasan perlindungan laut. Sebanyak 30 unit fasilitas tersebut telah dipasang di enam pulau untuk membantu mengantisipasi kondisi darurat sekaligus mendukung pelestarian ekosistem laut.
Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu, Gama Eka Anantha, mengatakan pemasangan ring buoy merupakan bagian dari kegiatan konservasi laut yang melibatkan kelompok Daerah Perlindungan Laut Berbasis Masyarakat (DPL-BM).
“Pemasangan ring buoy ini merupakan salah satu bentuk aksi konservasi untuk mendukung keselamatan masyarakat sekaligus menjaga ekosistem laut di kawasan perlindungan,” ujarnya, Kamis (22/10).
Gama menjelaskan, 30 unit ring buoy tersebut telah didistribusikan ke Pulau Sabira, Pulau Tidung, Pulau Lancang, Pulau Pari, Pulau Payung, dan Pulau Pramuka. Setiap pulau mendapatkan lima unit yang ditempatkan di kawasan perlindungan laut.
Program ini tidak berhenti di enam pulau tersebut. Sudin KPKP Kepulauan Seribu juga merencanakan pemasangan fasilitas serupa di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan pada November mendatang.
“Rencana kami juga melakukan pemasangan di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan, yang dijadwalkan berlangsung bulan depan,” ungkapnya.
Menurut Gama, lokasi pemasangan dipilih berdasarkan tingkat kerawanan kecelakaan serta intensitas aktivitas masyarakat. Dengan adanya fasilitas penyelamat tersebut, warga diharapkan memiliki akses terhadap sarana keselamatan saat beraktivitas di wilayah pesisir maupun perairan.
Selain menyediakan perlengkapan keselamatan, Sudin KPKP juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kawasan konservasi. Keterlibatan warga dinilai penting agar upaya perlindungan ekosistem laut dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Melalui pengelolaan berbasis masyarakat, kami berharap kepedulian warga terhadap kelestarian ekosistem laut semakin meningkat,” bebernya.

