32.9 C
Jakarta
Senin, September 21, 2026
BerandaKATA BERITAMEGAPOLITANCurah Hujan Tinggi, 10 Kecamatan di Jakarta Rawan Longsor

Curah Hujan Tinggi, 10 Kecamatan di Jakarta Rawan Longsor

Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau lurah, camat, dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gerakan tanah selama Juli 2025, seiring prakiraan curah hujan yang melebihi normal.

Peringatan ini merujuk pada informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), yang memetakan potensi gerakan tanah berdasarkan hasil tumpang susun antara zona kerentanan gerakan tanah dan prakiraan curah hujan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa sejumlah wilayah ibu kota masuk dalam kategori Zona Menengah, yang berisiko terjadi longsor saat curah hujan tinggi.

“Gerakan tanah di Zona Menengah bisa terjadi jika curah hujan melampaui normal, terutama di kawasan yang berbatasan dengan lembah sungai, tebing jalan, gawir, atau area dengan kemiringan lereng,” ujarnya dikutip dari laman berita jakarta pada Jumat (11/7).

Ia meminta para lurah dan camat untuk aktif memantau kondisi lingkungan di wilayah masing-masing, terutama di sekitar tebing dan bantaran sungai, serta berkoordinasi dengan petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD jika ditemukan potensi bahaya.

“TRC BPBD akan bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk menindaklanjuti kondisi darurat. Wilayah yang berpotensi sudah kami petakan dan akan dikoordinasikan dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk pelaksanaan teknisnya,” jelas Isnawa.

Sebagai langkah mitigasi, masyarakat diimbau membangun bronjong atau turap secara mandiri jika berada di area lereng yang curam atau tidak stabil. Selain itu, penghijauan di wilayah minim vegetasi juga dinilai penting guna mencegah terjadinya longsor dan meminimalkan dampaknya saat hujan deras.

“Upaya penanganan bencana harus menyeluruh dan bisa dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat,” tambahnya.

Berdasarkan data PVMBG, wilayah di DKI Jakarta yang termasuk dalam Zona Menengah potensi gerakan tanah mencakup:

Jakarta Selatan: Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, Pesanggrahan

Jakarta Timur: Kecamatan Kramat Jati dan Pasar Rebo

Masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut diimbau untuk lebih waspada dan segera melaporkan ke pihak berwenang jika menemukan tanda-tanda potensi longsor di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga

Viral Karnaval Maulid di Pekalongan, MUI Buka Suara

katafoto, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti pelaksanaan...

Manggarai Jadi Hub Transportasi, Prabowo Siapkan Menara Hunian untuk MBR

katafoto, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pembangunan...

Bukan Sekadar Pujian, Ini Kontribusi Purbaya yang Disorot Suahasil Nazara

katafoto, Jakarta - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan apresiasi...

Bertemu Wali Kota New York, Pramono Anung Bahas Jakarta Bond hingga Giant Sea Wall

katafoto, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertemu...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini