27.9 C
Jakarta
Sabtu, Februari 7, 2026
BerandaKATA EKBISKEUANGANBI Ungkap Penjualan Eceran Naik di Juni Dipacu Libur dan Diskon

BI Ungkap Penjualan Eceran Naik di Juni Dipacu Libur dan Diskon

Jakarta – Bank Indonesia (BI) memperkirakan kinerja penjualan eceran nasional akan mencatatkan tren positif pada Juni 2025. Perkiraan tersebut didasarkan pada berbagai faktor musiman yang memengaruhi perilaku konsumsi masyarakat, seperti liburan sekolah, Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha, serta maraknya program diskon tengah tahun di pusat-pusat perbelanjaan.

“Peningkatan penjualan pada Juni 2025 dipicu oleh faktor musiman seperti libur sekolah, HBKN Iduladha, dan program potongan harga yang umum diadakan pertengahan tahun,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan tertulis, Jumat (11/7).

Berdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) Bank Indonesia, indeks penjualan riil (IPR) pada Juni 2025 diperkirakan mencapai 233,7 atau tumbuh sebesar 2,0% secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

Secara bulanan (month-to-month/mtm), penjualan juga diprediksi meningkat 0,5%, mencerminkan penguatan permintaan domestik seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang.

Pertumbuhan penjualan terutama ditopang oleh tiga kelompok barang utama. Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan sebesar 12,5% (yoy), diikuti Kelompok Suku Cadang dan Aksesori sebesar 1,8%, serta Subkelompok Sandang yang tumbuh 3,7% (yoy).

Ketiga kelompok tersebut dinilai sangat responsif terhadap peningkatan aktivitas masyarakat selama masa libur dan periode belanja tengah tahun.

Sebagai pembanding, pada Mei 2025, IPR tercatat di level 232,4 atau tumbuh 1,9% (yoy). Meskipun secara bulanan mengalami kontraksi -1,3% (mtm), penurunan itu lebih ringan dibandingkan kontraksi -5,1% pada April 2025. Kinerja pada Mei sempat terdongkrak oleh meningkatnya konsumsi selama libur Waisak dan Kenaikan Isa Almasih.

Bank Indonesia menilai bahwa kuatnya konsumsi masyarakat dan masih berlangsungnya momentum musiman akan menopang optimisme sektor perdagangan ritel dalam jangka pendek.

Proyeksi positif ini menjadi sinyal bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk terus menjaga ketersediaan pasokan barang guna memenuhi permintaan masyarakat.

Baca Juga

DJP Usut Dugaan Manipulasi Pajak, Kerugian Negara Rp583 Miliar

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui Kantor Wilayah...

Penjaga Gawang Persija Berbagi Ilmu di MILO National Championship

Jakarta - Melalui inisiatif MILO ACTIV Indonesia, Nestlé MILO...

SUV Listrik Premium LEPAS E4 Resmi Debut Dunia di IIMS 2026

Jakarta - LEPAS menjadikan Indonesia International Motor Show (IIMS)...

in-Lite Jawab Tren Hunian Modern Lewat Switch dan Socket

Jakarta - Perkembangan tren desain interior dan pencahayaan terus...

BPOM Pastikan Susu Formula di Indonesia Aman Meski Ada Penarikan Global

Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini