34.2 C
Jakarta
Senin, September 21, 2026
BerandaKATA EKBISKEUANGANBI Ungkap Penjualan Eceran Naik di Juni Dipacu Libur dan Diskon

BI Ungkap Penjualan Eceran Naik di Juni Dipacu Libur dan Diskon

Jakarta – Bank Indonesia (BI) memperkirakan kinerja penjualan eceran nasional akan mencatatkan tren positif pada Juni 2025. Perkiraan tersebut didasarkan pada berbagai faktor musiman yang memengaruhi perilaku konsumsi masyarakat, seperti liburan sekolah, Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha, serta maraknya program diskon tengah tahun di pusat-pusat perbelanjaan.

“Peningkatan penjualan pada Juni 2025 dipicu oleh faktor musiman seperti libur sekolah, HBKN Iduladha, dan program potongan harga yang umum diadakan pertengahan tahun,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan tertulis, Jumat (11/7).

Berdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) Bank Indonesia, indeks penjualan riil (IPR) pada Juni 2025 diperkirakan mencapai 233,7 atau tumbuh sebesar 2,0% secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

Secara bulanan (month-to-month/mtm), penjualan juga diprediksi meningkat 0,5%, mencerminkan penguatan permintaan domestik seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang.

Pertumbuhan penjualan terutama ditopang oleh tiga kelompok barang utama. Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan sebesar 12,5% (yoy), diikuti Kelompok Suku Cadang dan Aksesori sebesar 1,8%, serta Subkelompok Sandang yang tumbuh 3,7% (yoy).

Ketiga kelompok tersebut dinilai sangat responsif terhadap peningkatan aktivitas masyarakat selama masa libur dan periode belanja tengah tahun.

Sebagai pembanding, pada Mei 2025, IPR tercatat di level 232,4 atau tumbuh 1,9% (yoy). Meskipun secara bulanan mengalami kontraksi -1,3% (mtm), penurunan itu lebih ringan dibandingkan kontraksi -5,1% pada April 2025. Kinerja pada Mei sempat terdongkrak oleh meningkatnya konsumsi selama libur Waisak dan Kenaikan Isa Almasih.

Bank Indonesia menilai bahwa kuatnya konsumsi masyarakat dan masih berlangsungnya momentum musiman akan menopang optimisme sektor perdagangan ritel dalam jangka pendek.

Proyeksi positif ini menjadi sinyal bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk terus menjaga ketersediaan pasokan barang guna memenuhi permintaan masyarakat.

Baca Juga

Bertemu Wali Kota New York, Pramono Anung Bahas Jakarta Bond hingga Giant Sea Wall

katafoto, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertemu...

ETLE HUB Kemenhub Deteksi 72 Ribu Kendaraan, Ini Jenis Pelanggaran Terbanyak

katafoto, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat 72.236 deteksi...

Jalur Wamena-Mbua Mencekam, Sopir Angkutan Tewas dan Kendaraan Dibakar

katafoto, Jakarta - Aksi kekerasan yang diduga dilakukan kelompok...

Malam Final Abang-None Jakarta 2026, Herve Pierre dan Citra Sabet Gelar Juara

katafoto, Jakarta - Herve Pierre Sidarta (Piere) asal Jakarta...

Mafia Haji dan Umrah Dibidik, Kemenhaj Buka Kanal Pengaduan untuk Masyarakat

katafoto, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperluas...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini