Sulawesi Tengah – Luapan sungai kembali memicu banjir di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah yang menyebabkan jembatan di Desa Air Panas, Kecamatan Kayuboko, terendam air hingga tak terlihat pada Sabtu (13/9)
Kejadian tersebut viral setelah terekam dalam siaran langsung di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Facebook Selvi Epi, tampak arus bercampur lumpur mengalir deras dan menenggelamkan jembatan. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran publik, mengingat kawasan tersebut dikenal rawan banjir saat hujan lebat. Sejumlah warganet bahkan mengaitkan bencana ini dengan aktivitas pertambangan di sekitar Parigi.
Sehari sebelumnya, banjir juga melanda Desa Matolele, Kecamatan Parigi Tengah, pada Jumat (12/9) malam sekitar pukul 23.00 WITA. Luapan sungai akibat hujan deras sempat menutup akses jalan desa.
Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Parigi Moutong, Rivai, memastikan tidak ada korban jiwa, rumah rusak, maupun warga yang harus mengungsi.
“Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama aparat desa, Bhabinkamtibmas, dan warga sudah melakukan penanganan darurat berupa kaji cepat, koordinasi, serta pembersihan material kayu yang menutup jalan,” ujarnya dikutip dari laman berita satu pada Sabtu (13/9).
Ia menekankan bahwa normalisasi sungai menjadi langkah penting untuk mencegah banjir berulang. “Akses jalan desa kini sudah bisa dilewati. Namun kami tetap mengimbau masyarakat agar waspada karena potensi hujan sedang hingga lebat masih tinggi,” tambahnya.
BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BPBD dan BMKG, serta segera melapor jika terjadi kondisi darurat bencana.

