25.8 C
Jakarta
Sabtu, Februari 28, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKESEHATANSejarah Baru, RSUP Ambon Sukses Lakukan Operasi Bypass Jantung Perdana

Sejarah Baru, RSUP Ambon Sukses Lakukan Operasi Bypass Jantung Perdana

Maluku – Provinsi Maluku mencatat tonggak bersejarah di bidang kesehatan setelah RSUP Dr. Johannes Leimena, Ambon, berhasil melaksanakan operasi bypass jantung perdana. Keberhasilan ini menjadi langkah besar dalam peningkatan layanan kesehatan jantung di kawasan timur Indonesia, sekaligus simbol nyata pemerataan akses pelayanan medis bagi seluruh masyarakat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang hadir langsung di Ambon memberikan apresiasi kepada tim dokter, pemerintah daerah, dan pihak rumah sakit. Ia menilai pencapaian ini sebagai terobosan penting dalam sistem kesehatan nasional, khususnya dalam memperluas layanan jantung di luar Jawa.

“Setelah lebih dari delapan dekade Indonesia merdeka, akhirnya Maluku bisa melakukan operasi bypass jantung pertama. Ini bukan sekadar soal fasilitas, melainkan soal penyelamatan nyawa dan keadilan layanan kesehatan untuk semua rakyat Indonesia,” ujar Menkes Budi saat konferensi pers di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Johannes Leimena, Jumat (3/10).

Budi menjelaskan, selama ini pasien jantung dari wilayah timur harus menjalani rujukan ke Surabaya atau Makassar, dengan perjalanan panjang, biaya tinggi, serta risiko terlambat ditangani. Salah satu pasien bahkan sempat menunggu antrean hingga nomor 289 untuk pemasangan ring di Surabaya melalui BPJS.

“Inilah kenyataan yang ingin kita ubah,” tegasnya.

Pemerintah sedang membangun sistem layanan jantung nasional yang terintegrasi mulai dari Puskesmas, rumah sakit kabupaten/kota, hingga rumah sakit provinsi. Operasi bypass perdana di Ambon menjadi bagian penting dari agenda tersebut.

Menkes menargetkan seluruh 34 provinsi mampu melaksanakan minimal dua tindakan utama, yakni operasi bypass dan operasi katup jantung. Saat ini, layanan tersebut sudah tersedia di 28 provinsi, dan Maluku kini resmi bergabung dalam daftar.

Ia juga mengingatkan kepala daerah untuk berperan aktif mendukung layanan jantung dengan memastikan ketersediaan tenaga medis spesialis di wilayah masing-masing. Para bupati dan wali kota di Maluku diminta menjaga agar dokter spesialis tidak berpindah ke kota besar.

Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, capaian ini menandakan hadirnya negara dalam memperkuat layanan kesehatan di daerah.

“Ini membuktikan bahwa negara hadir dalam pembangunan kesehatan, sekaligus membuka akses masyarakat untuk mendapat layanan jantung tanpa harus dirujuk keluar Maluku,” ujar Hendrik.

Ia menekankan, RSUP Dr. Johannes Leimena sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah timur memiliki peran penting dalam memperluas akses kesehatan. Pemerintah provinsi, lanjutnya, menargetkan lebih banyak rumah sakit di Maluku yang nantinya mampu menyediakan layanan serupa, mengingat kondisi geografis kepulauan yang penuh tantangan.

“Pemprov Maluku berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, baik dari sisi SDM, infrastruktur, maupun ketersediaan alat medis,” tambahnya.

Baca Juga

Ubah Strategi, Budaya Kini Jadi Pilar Ekonomi Masa Depan

Jakarta - Pemerintah terus menempatkan sektor kebudayaan sebagai salah...

Warga Protes Padel Berisik, Pemprov DKI Bakal Batasi Jam Operasional

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan akan...

Data Pribadi Terancam, Kemnaker Minta Warga Waspadai Skillhub Palsu

Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan masyarakat agar lebih...

Viral Video Protes Suara Tadarus, Aturan Speaker Masjid Kembali Disorot

Jakarta - Kementerian Agama memberikan tanggapan atas insiden seorang...

Pajak Januari Melonjak 30,7 Persen, Sinyal Ekonomi Makin Menguat

Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini