30 C
Jakarta
Minggu, Juni 7, 2026
BerandaTREN OTOMOBILMercedes-Benz GLC EV Mengaspal, Teknologi AI hingga Dolby Atmos Jadi Andalan

Mercedes-Benz GLC EV Mengaspal, Teknologi AI hingga Dolby Atmos Jadi Andalan

Mercedes-Benz resmi membuka pemesanan awal untuk SUV listrik terbarunya, GLC EV, di pasar Tiongkok mulai 5 Juni 2026. Model yang dibangun di atas platform listrik khusus MB.EA tersebut ditawarkan dengan harga pra-penjualan mulai 349.000 yuan atau sekitar 51.300 dolar AS.

Desain Eksterior dan Dimensi

GLC listrik terbaru mengusung identitas desain khas Mercedes-Benz dengan sentuhan modern. Bagian depan dibekali grille bergaya perisai yang terinspirasi desain retro dan dihiasi 942 lampu individual yang mampu menghasilkan efek pencahayaan dinamis menyerupai napas.

Teknologi lampu depan micro-LED turut menjadi daya tarik tersendiri. Lampu siang hari atau daytime running light (DRL) pada kendaraan ini menampilkan logo bintang Mercedes-Benz sebagai elemen visual yang ikonik.

Dari sisi ukuran, SUV listrik ini memiliki panjang 4.933 mm, lebar 1.914 mm, dan tinggi 1.710 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 3.027 mm. Dibandingkan GLC long-wheelbase bermesin konvensional yang saat ini dipasarkan, versi listrik ini lebih panjang 107 mm dan memiliki wheelbase yang bertambah 50 mm.

Dilansri dari laman carnewschina, model yang pertama kali diperkenalkan dengan nama GLC L EV pada April lalu tersebut juga menawarkan kepraktisan lebih baik. Mercedes-Benz menyediakan bagasi depan berkapasitas 128 liter serta ruang bagasi belakang sebesar 570 liter.

Mercedes-Benz GLC EV Mengaspal, Teknologi AI hingga Dolby Atmos Jadi Andalan
SUV listrik, Mercedes-Benz GLC EV, memiliki panjang 4.933 mm, lebar 1.914 mm, dan tinggi 1.710 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 3.027 mm dengan sistem pengemudi berteknologi Momenta. (katafoto/CNC/Mercedes-Benz)

Kabin Mewah Berteknologi Tinggi

Masuk ke dalam kabin, nuansa kemewahan berpadu dengan teknologi digital modern. Dashboard didominasi layar MBUX berukuran 39,1 inci yang membentang hampir satu meter tanpa sambungan.

Sistem ini berjalan menggunakan platform MB.OS dan dilengkapi asisten virtual bernama “Xiao Ben” atau “Benz Kecil” dalam bahasa Mandarin. Asisten tersebut mengintegrasikan model kecerdasan buatan (AI) Doubao untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Interior kendaraan juga dibekali pencahayaan ambient 64 warna yang dapat diselaraskan dengan 10 pilihan wallpaper dinamis. Sementara itu, panoramic sunroof menghadirkan 154 motif bintang bercahaya dengan sembilan zona transparansi yang bisa diatur secara independen.

Bagi penggemar audio premium, Mercedes-Benz menyematkan sistem suara surround Burmester dengan dukungan Dolby Atmos sebagai perlengkapan standar.

GLC EV tersedia dalam konfigurasi lima dan enam penumpang. Seluruh kursi telah dilengkapi fitur pemanas, ventilasi, serta fungsi pijat untuk meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.

Performa dan Jarak Tempuh

Pada varian tertinggi, yakni GLC 5-seater Gilded Edition, Mercedes-Benz menggunakan sistem penggerak semua roda (AWD) dengan dua motor listrik.

Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga maksimal 310 kW atau setara 416 hp. Energi disuplai oleh baterai berkapasitas 85,5 kWh yang memungkinkan kendaraan menempuh jarak hingga 703 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.

Teknologi pengisian cepat juga menjadi salah satu keunggulan model ini. Pengisian daya dari 10 persen hingga 80 persen dapat dilakukan hanya dalam waktu sekitar 22 menit.

Mercedes-Benz GLC EV Mengaspal, Teknologi AI hingga Dolby Atmos Jadi Andalan
Interior SUV listrik, Mercedes-Benz GLC EV didominasi layar MBUX berukuran 39,1 inci yang membentang hampir satu meter tanpa sambungan dilengkapi asisten virtual bernama “Xiao Ben” atau “Benz Kecil” (katafoto/CNC/Mercedes-Benz)

Untuk menunjang kenyamanan berkendara, Mercedes-Benz mengadopsi suspensi udara AIRMATIC yang dikembangkan dari S-Class, dipadukan dengan teknologi peredaman ADS+ yang mampu menyesuaikan karakter suspensi secara otomatis berdasarkan kondisi jalan dan data peta.

Selain itu, SUV listrik ini juga dibekali sistem kemudi roda belakang dengan sudut belok maksimum 4,5 derajat guna meningkatkan kelincahan saat bermanuver.

Fitur Mengemudi Pintar

Mercedes-Benz turut membekali GLC EV dengan sistem pengemudian cerdas Momenta. Teknologi ini mendukung sejumlah fitur bantuan berkendara, mulai dari asistensi berkendara di area perkotaan dan jalan tol, parkir mundur otomatis, hingga perpindahan jalur otomatis tanpa bantuan navigasi.

Pabrikan asal Jerman tersebut menargetkan kemampuan mengemudi otonom yang memungkinkan kendaraan bergerak secara mandiri dari area parkir menuju area parkir lainnya dapat diwujudkan dalam tahun ini.

Meski terus memperluas lini kendaraan listriknya, Mercedes-Benz masih menghadapi tantangan di pasar Tiongkok. Dalam 12 bulan terakhir, penjualan merek tersebut tercatat mengalami penurunan secara tahunan pada setiap bulannya.

Baca Juga

Forum Asia Grassroots: SBY dan Jusuf Kalla Beberkan Strategi Jaga Ketahanan Ekonomi

Jakarta - Masa depan kesejahteraan Indonesia dalam jangka panjang...

MRT Jakarta Angkut Lebih dari 152 Ribu Penumpang dalam Dua Hari

Jakarta - PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat tingginya minat...

Produksi Terbatas, Toyota GRMN Corolla 2026 Siap Jadi Buruan Kolektor

Toyota kembali meningkatkan performa hatchback andalannya dengan menghadirkan GRMN...

Prasetyo Hadi Buka Suara soal Rumor Pergantian Menkeu dan Gubernur BI

Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan...

Rekening Office Boy dan Cleaning Service Dipakai Tampung Dana Dugaan Korupsi Imigrasi

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini