25.4 C
Jakarta
Senin, Juli 27, 2026
BerandaKATA EKBISPERHUBUNGANTol Laut dan Angkutan Perintis Kian Gencar, 7,8 Juta Penumpang Telah Terlayani

Tol Laut dan Angkutan Perintis Kian Gencar, 7,8 Juta Penumpang Telah Terlayani

Jakarta – Selama satu dekade berjalan, program angkutan laut perintis yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan telah melayani lebih dari 7,8 juta penumpang dan mengangkut sekitar 1,3 juta ton barang di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud menjelaskan bahwa sejak diluncurkan pada 2015 hingga 2025, layanan ini menjadi salah satu instrumen utama dalam memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP).

Hingga triwulan III tahun 2025, tercatat sebanyak 107 trayek angkutan laut perintis aktif beroperasi, melayani 480 pelabuhan singgah yang tersebar di 28 provinsi dan 184 kabupaten/kota.
“Program ini telah membuka akses transportasi laut di wilayah yang belum terjangkau layanan komersial dan menjadi motor penggerak perekonomian lokal,” ujar Masyhud dalam keterangan tertulis via berita satu, Rabu (15/10).

Dari total trayek tersebut, 30 trayek dioperasikan oleh PT Pelni berdasarkan penugasan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2016, sementara 77 trayek lainnya dijalankan oleh perusahaan pelayaran nasional melalui sistem e-katalog.

Selain itu, program Tol Laut terus mencatat hasil positif. Hingga September 2025, sudah ada 523 pelayaran (voyage) yang menghubungkan 104 pelabuhan di seluruh Indonesia, dengan total muatan mencapai lebih dari 19.000 TEUs untuk keberangkatan dan 5.600 TEUs untuk muatan balik.

Program Angkutan Rede juga menunjukkan kinerja yang solid. Hingga kini, layanan tersebut mencakup 75 pelabuhan singgah di 11 provinsi dan 25 kabupaten/kota, dengan realisasi 444 perjalanan dan total 37.756 penumpang. Layanan ini berfungsi sebagai penghubung antarwilayah berjarak dekat dan memperkuat konektivitas antarpulau kecil.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Budi Mantoro menegaskan bahwa Ditjen Hubla terus melakukan evaluasi dan pengawasan berkelanjutan untuk memastikan efektivitas dan keadilan program.

Baca Juga

Rating BBB dari S&P Buka Peluang Besar Investor Asing Masuk ke Indonesia

Jakarta - Ekonom Institute for Development of Economics and...

Jangan Tunggu Gundul, Ini 3 Tanda Ban Motor Wajib Diganti Secepatnya

Banyak pengendara motor lebih fokus merawat mesin atau sistem...

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Perbaiki Sekolah Rusak

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan...

Wacana Pembatasan Penerima MBG Belum Diputuskan, Tunggu Hasil Evaluasi

Jakarta - Pemerintah belum memutuskan untuk membatasi penerima manfaat...

Bluebird Ubah Perjalanan Pelanggan Menjadi Gerakan Pelestarian Lingkungan

Bogor – Bluebird Group terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini