Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kota Nonsan, Korea Selatan, untuk menggelar Nonsan Strawberry Festival di Jakarta pada Februari 2026.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa Nonsan dikenal sebagai salah satu produsen stroberi terbesar di dunia. “Hari ini saya menerima Wali Kota Nonsan. Fokus utamanya adalah memastikan penyelenggaraan kembali Nonsan Strawberry Festival,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/12).
Festival yang akan digelar pada 2026 tersebut menjadi penyelenggaraan ketiga di Jakarta. Pemprov DKI memastikan dukungan penuh agar acara berlangsung lebih besar dan berdampak luas.
“Kami berharap pasar Jakarta dapat menyerap lebih dari 20 ton stroberi. Jakarta merupakan salah satu pasar stroberi terbesar di dunia,” lanjutnya.
Wali Kota Nonsan, Baek Sung-Hyeon, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Pemprov DKI dan antusiasme warga Jakarta. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

“Kami dari Kota Nonsan, yang terkenal dengan produksi stroberinya, akan kembali membawa produk terbaik kami untuk festival yang akan segera dilaksanakan,” ujarnya.
Menurut Baek, stroberi Nonsan memiliki kualitas tinggi berkat kombinasi faktor cuaca, teknologi budidaya, dan kondisi tanah yang mendukung. Selain festival di Jakarta, Nonsan juga akan menggelar festival serupa di kotanya pada 2027.
“Saya mengundang masyarakat Indonesia datang ke Nonsan pada Februari hingga Maret 2027 untuk mengikuti rangkaian Nonsan Expo International selama 24 hari,” tuturnya.
Baek Sung-Hyeon berharap kerja sama antara DKI Jakarta dan Nonsan dapat semakin diperkuat, terutama dalam bidang pertanian dan teknologi.
“Kami ingin memperluas berbagai bentuk kerja sama antara Pemerintah Kota Nonsan dan Pemprov DKI Jakarta,” ujarnya.

