29 C
Jakarta
Kamis, September 10, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHPemprov Aceh Potong Anggaran untuk Atasi Bencana Hidrometeorologi

Pemprov Aceh Potong Anggaran untuk Atasi Bencana Hidrometeorologi

Aceh – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh mengarahkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) untuk melakukan pemotongan anggaran belanja. Kebijakan ini ditempuh guna memperkuat pendanaan penanganan darurat bencana hidrometeorologi yang melanda 18 kabupaten/kota di wilayah Aceh.

“Surat edaran yang ditandatangani Sekda Aceh, M. Nasir, telah dikirimkan kepada seluruh Kepala SKPA,” ujar Juru Bicara Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, dalam keterangan pers di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (4/12).

Ia menjelaskan, Surat Sekda Aceh Nomor 300.2/18717 menegaskan perlunya penyesuaian alokasi anggaran untuk mempercepat penanganan banjir hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah daerah. Langkah ini dilakukan demi menjamin tersedianya dana yang memadai untuk kegiatan tanggap darurat, penanganan korban, perbaikan infrastruktur penting, serta kebutuhan logistik di lapangan.

Murthalamuddin menambahkan, surat tersebut mewajibkan seluruh SKPA melakukan rasionalisasi dan pemangkasan belanja terhadap kegiatan yang tidak menjadi prioritas, tidak mendesak, dan tidak berdampak langsung pada layanan publik.

Adapun pemotongan diarahkan berasal dari belanja operasional dan belanja nonprioritas masing-masing SKPA. Rincian hasil rasionalisasi wajib disampaikan ke Badan Pengelolaan Keuangan Aceh selambat-lambatnya 5 Desember 2025 untuk penyesuaian pada dokumen anggaran.

Lebih jauh, ia menyebutkan bahwa seluruh hasil pemangkasan anggaran akan dialokasikan untuk memperkuat Belanja Tidak Terduga (BTT) serta kegiatan penanganan darurat sesuai ketentuan yang berlaku.

Surat edaran itu juga menegaskan bahwa rasionalisasi harus dilakukan secara tepat dan tidak menghambat program strategis, sehingga kinerja SKPA tetap berjalan optimal.

“Kebijakan ini merupakan langkah mendesak dan bersifat sementara untuk memastikan penanganan bencana berlangsung cepat, tepat, dan terkoordinasi,” kata Murthalamuddin.

Baca Juga

Misteri Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Pencarian Hari Kedua

Banten - Operasi pencarian rombongan speedboat yang hilang kontak...

Balita dan Anak Banyak Terdampak, Kasus ISPA Riau Tembus 10.783 Kasus

Riau - Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat sebanyak 10.783...

Terendus dari Media Sosial, Patroli Siber Bongkar Jual Beli 7 Burung Langka di Papua

Jakarta - Tim patroli siber Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengungkap...

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Lakukan Langkah Perlindungan Ini

Jakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta mengingatkan...

Pune Jadi Ladang Baru Pariwisata Indonesia, Transaksi Rp12,8 Miliar Berhasil Dibidik

Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat potensi transaksi senilai...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini