Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperluas akses sarana produksi digital bagi talenta kreatif serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menyediakan 8.000 akun Canva Pro secara cuma-cuma. Inisiatif ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan desain, literasi digital, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi kreatif nasional.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Kemkomdigi dengan Canva yang ditandai melalui gelaran Canva Hangout feat Komdigi: Bikin Ide Digital Makin Nyata di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Jumat (6/2).
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyebut kerja sama ini sebagai langkah awal dalam membuka akses teknologi desain digital yang kini semakin krusial bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM.
“Saya mengucapkan selamat atas kolaborasi yang kita mulai hari ini. Ini baru tahap awal dan akan terus dikembangkan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh individu maupun komunitas,” ujar Meutya dikutip dari keterangan tertulis.
Ia juga mengapresiasi pencapaian global Canva yang mencatat lebih dari satu miliar desain baru tercipta sepanjang 2025. Menurut Meutya, angka tersebut menunjukkan besarnya potensi ekonomi kreatif berbasis desain digital, termasuk peluang kontribusi dari kreator Indonesia.
“Kami sangat terkesan dengan capaian tersebut. Harapannya, semakin banyak kreator Indonesia yang ikut ambil bagian dan memberi warna dalam ekosistem global,” tuturnya.
Meutya menjelaskan, sektor ekonomi kreatif saat ini menyumbang sekitar 7–8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, dengan nilai mencapai kurang lebih Rp1.600 triliun per tahun dan menyerap lebih dari 50 juta tenaga kerja.
Di sisi lain, ekonomi digital Indonesia terus tumbuh pesat. Pada 2024, nilainya tercatat sekitar USD 90 miliar dan diproyeksikan melonjak hingga USD 360 miliar pada 2030. Pertumbuhan tersebut didorong oleh e-commerce, layanan keuangan digital, transportasi berbasis aplikasi, serta meningkatnya adopsi teknologi digital oleh UMKM yang berkontribusi sekitar 60 persen terhadap PDB nasional.
Menurut Meutya, penguasaan keterampilan desain dan produksi konten digital kini menjadi faktor kunci bagi UMKM dalam meningkatkan nilai tambah sekaligus memperluas pasar.
“Bagi pelaku UMKM, kemampuan kreatif dan desain digital saat ini bukan lagi pelengkap, melainkan kebutuhan utama dalam membangun merek, memasarkan produk, dan meningkatkan penjualan,” tegasnya.
Melalui kemitraan ini, Kemkomdigi dan Canva berharap dapat memperkuat ekosistem kreator desain di Indonesia, mendorong pertumbuhan UMKM berbasis digital, serta menjaga peran Indonesia sebagai salah satu penggerak utama ekonomi digital di kawasan.

