34 C
Jakarta
Senin, Agustus 17, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALPolri Kerahkan 10 Anjing K9 ke Flores, Misi Khusus Cari Korban Gempa...

Polri Kerahkan 10 Anjing K9 ke Flores, Misi Khusus Cari Korban Gempa Dimulai

Polri memperkuat upaya pencarian dan penyelamatan korban pascagempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan mengerahkan 10 anjing pelacak atau K9 Search and Rescue (SAR) dari Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri.

Sepuluh K9 tersebut diberangkatkan bersama 21 personel pendukung menggunakan pesawat khusus CN-295 Polri P-4501. Pesawat dengan rute Pondok Cabe-Labuan Bajo itu dipimpin Kapten Penerbang Kp M. Rahman dan Kp Hendri S.

Penggunaan pesawat khusus dilakukan untuk mempercepat mobilisasi kemampuan SAR Polri menuju wilayah terdampak. Selain membawa K9 dan personel, pesawat tersebut mengangkut peralatan operasional serta bantuan logistik yang dibutuhkan selama proses penanganan bencana.

Tim Ditpolsatwa dipimpin Iptu Erasmus sebagai Katim K9. Ia didampingi Ipda drh. Linda dan Aipda Triyo yang bertugas sebagai tenaga veteriner. Sejumlah handler dan personel pelindung juga turut dilibatkan untuk mendampingi K9 serta menjaga keselamatan selama operasi berlangsung.

10 K9 dengan Kemampuan Pencarian Korban

Sepuluh anjing yang diterjunkan dalam operasi tersebut adalah Walet, Ari, Rubin, Dasa, Gyra, Sita, Koni, Kyara, Gejlon, dan Gizi.

Seluruh K9 memiliki kemampuan Canine Search and Rescue (CSAR) untuk membantu menemukan korban bencana. Mereka juga dibekali kemampuan cadaver yang memungkinkan anjing mendeteksi aroma khas tubuh manusia yang telah meninggal dunia.

Kemampuan tersebut menjadi penting dalam situasi bencana, terutama ketika korban berada di bawah reruntuhan, tertutup material, atau berada di lokasi yang tidak mudah teridentifikasi melalui pengamatan visual.

Punya Pengalaman Tangani Bencana

Tim K9 Ditpolsatwa juga membawa pengalaman dari operasi pencarian korban bencana di Sumatera Utara pada Desember 2025.

Saat itu, empat K9, yakni Walet, Ari, Rubin, dan Dasa, dikerahkan untuk menyisir bantaran sungai serta sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat korban tertimbun material atau terbawa arus.

Dalam operasi tersebut, K9 memberikan indikasi di beberapa titik yang kemudian diperiksa lebih lanjut oleh tim gabungan. Upaya itu membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

Pengalaman tersebut menjadi bekal bagi tim dalam menjalankan misi di Flores. Dalam pelaksanaannya, K9 tidak bekerja sendiri, melainkan menjadi bagian dari tim SAR yang melibatkan handler, tenaga veteriner, personel pelindung, serta unsur terkait lainnya.

Dibagi Menjadi Tiga Regu

Setelah mengikuti apel pelepasan yang dipimpin Dirpolsatwa, tim kemudian melakukan pemuatan perlengkapan dan dibagi menjadi tiga regu. Ketiga regu tersebut akan menjalankan tugas bantuan kendali operasi (BKO) di wilayah hukum Polda NTT.

Pembagian tim dilakukan agar pengerahan K9 dapat disesuaikan dengan kebutuhan pencarian serta kondisi yang ditemukan berdasarkan asesmen di lapangan.

Pada tahap awal, Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur menjadi sejumlah wilayah yang mendapat perhatian. Meski demikian, personel dan K9 dapat dipindahkan ke wilayah lain apabila situasi membutuhkan.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan kecepatan menjadi faktor penting dalam penanganan bencana.

“Kecepatan merupakan salah satu hal yang paling utama. Pagi ini kami kembali memberangkatkan tim tersebut. Nantinya pembagian tugas akan dilakukan melalui koordinasi dan komunikasi dengan Polda NTT,” ujar Trunoyudo dalam keterangan resminya, Senin (16/8/2026).

Trunoyudo mengatakan Polri memahami kebutuhan masyarakat terdampak terhadap proses pencarian korban.

“Kami memahami betul dan sama-sama berempati bahwa proses pencarian sangat dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di sana. Yang paling utama adalah bagaimana Polri dapat memberikan evakuasi dan penyelamatan bagi korban yang masih selamat,” kata Trunoyudo.

Ia menjelaskan, penempatan tim K9 akan disesuaikan dengan kebutuhan di setiap wilayah.

“Ada beberapa daerah yang menjadi prioritas untuk dilakukan langkah-langkah mitigasi dan pencarian korban, yaitu Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur. Namun demikian, apabila terdapat daerah lain yang juga membutuhkan bantuan, tentu kami akan melakukan langkah-langkah mitigasi dan pencarian korban sesuai kebutuhan,” jelas dia.

Angkut 3,4 Ton Logistik

Selain membawa 10 K9 dan 21 personel, pesawat CN-295 P-4501 mengangkut 10 kennel box K9, empat kotak perlengkapan tim dan pakan K9, serta berbagai kebutuhan logistik lainnya.

Total muatan yang dibawa mencapai sekitar 3.411 kilogram atau 3,4 ton.

Logistik tersebut meliputi 45 dus makanan siap saji, 10 unit Wontech, 409 kilogram obat-obatan bantuan, 60 kilogram banner dan stiker, serta sejumlah perlengkapan pendukung lainnya.

Setibanya di Labuan Bajo, tim akan berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan lokasi penugasan dan menetapkan prioritas pencarian berdasarkan kondisi terkini.

Pengerahan menggunakan pesawat khusus menjadi salah satu langkah Polri untuk mempercepat kedatangan K9, personel, serta perlengkapan ke wilayah terdampak.

Polri memastikan dukungan kemanusiaan akan terus dilakukan sesuai kebutuhan dan hasil asesmen di lapangan. Upaya tersebut diarahkan untuk mempercepat pencarian korban sekaligus membantu masyarakat Flores yang terdampak gempa.

Baca Juga

Pemerintah Kucurkan Rp18,9 Triliun, 546 Daerah Diminta Pastikan Gaji PPPK

Jakarta - Pemerintah pusat menyiapkan anggaran sebesar Rp18,9 triliun...

Gerhana Matahari Total Akan Gelapkan Sejumlah Wilayah, Indonesia Tak Termasuk

Jakarta - Masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikan secara langsung...

Kemenhub Tindak 142 Ribu Kendaraan Angkutan, Ini Jenis Pelanggaran Terbanyak

Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub)...

Tak Lagi Boros Solar, Petani Jateng Beralih ke Pompa Air Tenaga Surya

Semarang - Petani di Jawa Tengah mulai beralih memanfaatkan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini