Jakarta – Seluruh moda transportasi umum yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan digratiskan pada momen Hari Raya Idulfitri mendatang.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan kebijakan tersebut ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi warga yang tidak pulang kampung agar tetap dapat menikmati suasana ibu kota tanpa harus bepergian ke luar daerah.
“Pada saat Idulfitri kami akan menggratiskan transportasi yang ada di Jakarta. Untuk menarik (masyarakat) bahwa daripada macet-macet atau belanja-belanja ke luar negeri dan sebagainya, lebih baik tetap tinggal di Jakarta,” ujar Pramono di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (27/2).
Program transportasi gratis ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga Jakarta, tetapi juga berlaku bagi masyarakat dari luar daerah yang tengah berkunjung ke ibu kota saat libur Lebaran.
“Saya tetap berkeinginan agar warga dari mana pun juga datang ke Jakarta. Dan juga untuk yang tidak mudik bisa memanfaatkan Jakarta dengan baik,” katanya dikutip dari laman berita jakarta.
Selain kebijakan tersebut, Pemprov DKI juga menyiapkan berbagai agenda menarik sepanjang Ramadan hingga Idulfitri. Salah satunya adalah program diskon besar-besaran di sejumlah pusat perbelanjaan guna mendorong aktivitas ekonomi.
Dengan digratiskannya transportasi publik, diharapkan mobilitas masyarakat semakin mudah, roda perekonomian tetap bergerak, serta momen silaturahmi dapat berlangsung lebih lancar.
Tak hanya itu, Pemprov DKI turut menghadirkan rangkaian Jakarta Ramadan Festival yang menyuguhkan beragam kegiatan budaya, seni, kuliner, hiburan, hingga pasar murah.
Sejumlah agenda yang disiapkan antara lain Jakarta Light Festival, Harmoni Ramadan Jakarta, Rebana Ramadan Colossal, Mudik ke Jakarta, serta Jakarta Festive Wonder yang menawarkan potongan harga hingga 70 persen di berbagai pusat perbelanjaan.

