32.5 C
Jakarta
Kamis, April 16, 2026
BerandaKATA EKBISAGRIBISNISHealing Jadi Andalan, Daging di Jateng Dipastikan Aman dan Melimpah

Healing Jadi Andalan, Daging di Jateng Dipastikan Aman dan Melimpah

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan produksi daging ternak tetap aman dari ancaman penyakit. Untuk memperkuat upaya tersebut, pemerintah menghadirkan layanan kesehatan hewan keliling melalui program Kesehatan Hewan Keliling atau Healing.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa populasi ternak di wilayahnya mencapai sekitar 6 juta ekor. Selain mampu memenuhi kebutuhan protein hewani di 35 kabupaten/kota, produksi daging, telur, dan susu dari Jawa Tengah juga berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional.

Program Healing sendiri memberikan berbagai layanan gratis, mulai dari pengobatan, vaksinasi, hingga pemeriksaan kebuntingan. Selain itu, tersedia pula bantuan pakan bagi ternak yang terdampak bencana, serta dukungan teknologi seperti ultrasonografi mobile.

“Kita melakukan pengecekan karena sebentar lagi Idul Adha. Populasi ternak Provinsi Jawa Tengah mencapai 6,3 juta ekor. Artinya besar sekali. Kami tidak ingin ditemukan penyakit-penyakit ternak,” ujar Luthfi di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Rabu (15/4).

Terkait produksi, ia menyebut Jawa Tengah mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal. Pada 2024, kontribusi produksi daging dari provinsi ini mencapai 18,83 persen dari kebutuhan nasional atau menempati posisi kedua secara nasional. Sementara itu, produksi telur menyumbang 13,1 persen dan susu sebesar 9,4 persen.

Healing Jadi Andalan, Daging di Jateng Dipastikan Aman dan Melimpah
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi bersama Dinas Pertanian dan Peternakan saat meninjau layanan kesehatan hewan keliling melalui program Kesehatan Hewan Keliling atau Healing di di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah, Rabu (15/4/2026). (katafoto/HO/Diskomdigi Jateng)

“Swasembada daging di Provinsi Jawa Tengah sangat mencukupi. Bahkan, penyembelihan di provinsi lain, di tempat kita. Meski kalkulasi dari peternak menurun, tapi tidak mempengaruhi kebutuhan daging di tempat kita,” imbuhnya dikutip dari laman jatengprov. 

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak), Defransisco Dasilva Tavares, turut menegaskan bahwa kebutuhan daging menjelang Iduladha diperkirakan sekitar 9 persen dari total populasi ternak.

Untuk kebutuhan harian, pihaknya telah menghitung ketersediaan pasokan, termasuk untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut produksi unggas di Jawa Tengah mencapai sekitar 732 juta ekor.

Program Healing juga berperan penting dalam pengendalian penyakit ternak. Saat ini, kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jawa Tengah sudah semakin terkendali, dengan total kasus hanya sekitar 10 ekor dan telah ditangani tenaga medis.

“Untuk Iduladha saja, saya menghitung kurang lebih 9 persen dari sekitar 6,3 juta total populasi. Untuk kebutuhan sehari-hari sudah kami antisipasi, termasuk MBG dan SPPG, semuanya sudah dihitung. Jateng itu over suplai, unggas saja punya 732 juta ekor,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah juga mendorong kemitraan antara peternak dan berbagai pihak yang membutuhkan pasokan, agar tercipta nilai tambah dalam ekosistem peternakan di Jawa Tengah.

Salah satu peternak di Desa Krikilan, Agus Kiswanto, mengapresiasi program Healing karena dinilai sangat membantu, terutama menjelang Iduladha.

“Harapannya, sering-sering ada program seperti ini, khususnya untuk sapi dan kambing. Biar peternak kecil seperti saya bisa terlindungi. Apalagi tahun kemarin ada PMK yang sangat merugikan petani,” pungkasnya.

Baca Juga

Tak Perlu ke Luar Negeri, Transplantasi Hati Kini Bisa di RSUP Fatmawati

Jakarta - RSUP Fatmawati kembali menorehkan pencapaian penting dengan...

Festival Ojung, Tradisi Unik yang Jadi Identitas Budaya Sumenep

Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep menunjukkan komitmennya dalam menjaga...

SIG Bidik Afrika, Ekspor Perdana Klinker ke Mauritania

Jakarta - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus...

Panen Perdana Padi Gogo di IKN Bikin Kagum, Hasilnya Tak Disangka

IKN - Panen bersama Padi Gogo yang digelar di...

Harga Plastik Mau Turun? Pemerintah Siapkan Jurus Impor Kilat

Jakarta - Pemerintah menargetkan harga plastik di pasar domestik...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini