32.5 C
Jakarta
Sabtu, Mei 9, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKULINERRendang hingga Sate Padang Jadi Senjata Menuju Kota Gastronomi UNESCO

Rendang hingga Sate Padang Jadi Senjata Menuju Kota Gastronomi UNESCO

Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendukung langkah Pemerintah Kota Padang untuk menjadikan daerah tersebut sebagai pusat kuliner nasional. Dukungan itu dinilai sejalan dengan penguatan sektor ekonomi kreatif, khususnya subsektor kuliner berbasis budaya lokal.

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, mengatakan Kota Padang memiliki identitas gastronomi yang kuat dan berpotensi menjadi kekuatan ekonomi kreatif Indonesia di tingkat global.

“Melalui kolaborasi ini, kita ingin memastikan bahwa kekayaan gastronomi Minangkabau tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga mampu memenuhi standar global dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujar Teuku Riefky dalam audiensi bersama Pemerintah Kota Padang di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (7/5).

Kementerian Ekraf juga menyatakan dukungan terhadap kesiapan Kota Padang untuk mewakili Indonesia sebagai kandidat City of Gastronomy UNESCO atau Kota Gastronomi UNESCO pada 2027. Kementerian Ekraf akan mendampingi pemerintah daerah dalam mempersiapkan berbagai aspek teknis dan administrasi agar sesuai dengan standar internasional UNESCO.

“Sinergi ini adalah komitmen kita bersama untuk mengawal seleksi nominasi UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027. Kami akan mendampingi Pemerintah Kota Padang agar persiapan teknis serta dokumen yang disusun sesuai dengan standar internasional UNESCO,” tegasnya dikutip dalam keterangan tertulis.

Sementara Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi dukungan Kementerian Ekraf terhadap upaya Padang masuk jaringan kota kreatif UNESCO. Menurut Fadly, Padang memiliki kekayaan warisan budaya dan kuliner yang menjadi modal kuat untuk menyandang predikat City of Gastronomy atau Kota Gastronomi

Ia menyebut sejumlah kuliner khas Minangkabau seperti rendang, sate Padang, gulai, hingga sambal lado telah dikenal luas, ditambah tradisi sosial makan bajamba dan budaya “urang Padang jalan barampek” yang mencerminkan kekuatan budaya lokal.

“Kementerian Ekraf memberikan dukungan yang sangat krusial bagi kami untuk meningkatkan standar ekosistem kuliner berkelanjutan, mengingat Padang memiliki kekayaan kuliner yang lengkap dan telah diakui oleh dunia,” ungkap Fadly.

Audiensi antara Kementerian Ekraf dan Pemerintah Kota Padang dilakukan sebagai tindak lanjut pasca-adendum Berita Acara Hasil Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) Kota Padang yang sejak Februari 2026 berfokus pada subsektor kuliner.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas permohonan pendampingan dalam tahapan seleksi UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027, mulai dari sosialisasi, pengisian dossier, hingga proses seleksi administrasi dan substansi.

Apabila berhasil lolos dalam jaringan UCCN, Kota Padang akan menyusul sejumlah kota kreatif Indonesia lain yang telah lebih dahulu diakui UNESCO, seperti Pekalongan, Surakarta, dan Ponorogo untuk kategori kerajinan dan kesenian, Bandung untuk kategori desain, Ambon sebagai kota musik, Jakarta sebagai kota literasi, serta Malang untuk kategori seni media kreatif.

Baca Juga

APFI 2026 Jadi Bukti Foto Jurnalistik Masih Punya Kekuatan Besar di Era Digital

Bogor - Memasuki tahun ke-16 sejak pertama kali diselenggarakan...

Kemenag Dorong Tata Kelola Zakat Lebih Transparan, 143 Lembaga Diaudit

Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama...

Genjot IKM, Diversifikasi Jadi Kunci Bersaing Global

Jakarta - Sektor industri kerajinan terus menunjukkan kontribusi positif...

Semurah Ini, Naik Mobil DAMRI Keliling Karimunjawa Cuma Rp7.000

Jakarta - Beraktivitas di kawasan kepulauan Karimunjawa kini tak...

Manjakan Pecinta Kuliner, The Pizza Company Ekspansi ke Indonesia

Jakarta - Industri kuliner Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini