27.8 C
Jakarta
Senin, September 28, 2026
BerandaKATA EKBISINDUSTRIKCR 60 Meter Buatan Anak Bangsa Jadi Andalan Pertahanan Maritim

KCR 60 Meter Buatan Anak Bangsa Jadi Andalan Pertahanan Maritim

Surabaya – Keberadaan armada laut yang cepat, lincah, dan memiliki daya tempur tinggi menjadi salah satu kebutuhan utama dalam sistem pertahanan modern Indonesia. PT PAL Indonesia kembali memperkuat perannya sebagai galangan kapal nasional melalui pengembangan Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 meter. 

KCR 60 meter dirancang untuk mendukung berbagai operasi militer, mulai dari patroli cepat, pengamanan wilayah perbatasan, hingga operasi tempur maritim. Kapal tersebut dilengkapi sistem persenjataan modern, kemampuan manuver tinggi, serta interoperabilitas dengan berbagai unsur pertahanan lainnya.

Pengembangan kapal perang ini telah dilakukan oleh para engineer PT PAL Indonesia sejak awal 2000-an dan menjadi salah satu bukti berkembangnya kemampuan industri pertahanan nasional dalam membangun kapal perang secara mandiri.

Selama proses produksi, PT PAL Indonesia juga melibatkan berbagai industri pendukung dalam negeri, mulai dari manufaktur komponen, sistem kelistrikan, perpipaan, integrasi sensor, hingga pengembangan sistem persenjataan dan teknologi maritim nasional.

Chief Operating Officer (COO) PT PAL Indonesia, Diana Rosa, menegaskan bahwa penguatan industri maritim dan pertahanan nasional tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan ekosistem industri yang saling terintegrasi.

“Penguatan industri maritim dan pertahanan nasional membutuhkan kolaborasi yang terintegrasi, mulai dari galangan kapal, industri komponen, sistem teknologi, hingga sumber daya manusia yang kompeten. Karena itu, pengembangan KCR 60 meter juga menjadi bagian dari upaya PT PAL dalam mendorong konsolidasi dan penguatan industri maritim nasional secara menyeluruh,” ujar Diana Rosa.

Ia menambahkan, pengembangan KCR 60 meter sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat konsolidasi ekosistem industri maritim nasional dengan melibatkan seluruh industri pendukung dalam negeri.

“PT PAL ingin memastikan bahwa setiap proyek strategis mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi industri nasional, termasuk peningkatan tingkat kandungan lokal, transfer pengetahuan, penciptaan lapangan kerja, serta tumbuhnya industri pendukung yang lebih berdaya saing. Dengan langkah tersebut, kami berharap Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pertahanan maritim secara mandiri, tetapi juga mampu membangun kekuatan industri maritim yang kompetitif di tingkat regional maupun global,” tambahnya.

Ketangguhan platform KCR 60 meter juga terus diuji melalui keterlibatannya dalam berbagai latihan gabungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut serta pengujian sistem persenjataan.

Baca Juga

Bukan Cuma SD, Pendidikan Gratis Kini Disiapkan Mulai TK, Ini Rinciannya

katafoto, Jakarta - Pemerintah menyiapkan skema layanan pendidikan gratis...

Fantastis! Hingga Juli 2026 Transaksi QRIS Antarnegara Tembus Rp7,63 Triliun

katafoto, Jakarta - Penggunaan QRIS Antarnegara terus berkembang sejak...

Beras Premium Langka di Ritel, Mentan Amran: Ada Mafia yang Bikin Ribut

katafoto, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman...

Transaksi Digital Melonjak 40 Persen, BI Tegaskan Uang Cash Tetap Berlaku

katafoto, Jakarta - Transaksi pembayaran digital di Indonesia terus...

Jokowi Buka Kartu, Ini 10 Aktivitasnya Bersama PSI Jelang Pemilu 2029

katafoto, Bandung - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini