Majalah bisnis Forbes kembali merilis daftar World’s Best Banks 2026 bekerja sama dengan lembaga riset Statista. Pemeringkatan tersebut disusun berdasarkan survei terhadap lebih dari 54.000 responden dari 34 negara.
Survei dilakukan pada periode Oktober hingga November 2025 dengan mengukur tingkat kepuasan nasabah terhadap layanan bank yang digunakan saat ini maupun dalam tiga tahun terakhir.
Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari tingkat kepercayaan nasabah, biaya dan ketentuan layanan, kualitas layanan pelanggan, layanan digital, hingga kualitas konsultasi keuangan yang diberikan bank.
Dari hasil pemeringkatan tersebut, sebanyak 18 bank yang beroperasi di Indonesia berhasil masuk dalam daftar bank terbaik dunia versi Forbes 2026.
Berikut daftar bank yang masuk dalam kategori bank terbaik di Indonesia:
- Bank Central Asia (BCA), Jakarta Indonesia
- Bank Mandiri, Jakarta,Indonesia
- SeaBank, Jakarta Indonesia
- Maybank, Kuala Lumpur Malaysia
- Bank Permata, Jakarta Indonesia
- Bank Negara Indonesia (BNI), Jakarta, Indonesia
- BCA Syariah, Jakarta Indonesia
- Standard Chartered, London Inggris
- CIMB Niaga, Jakarta Indonesia
- HSBC Holdings, London Inggris
- Bank Aceh, Banda Aceh Indonesia
- Bank Raya, Jakarta Indonesia
- Bank Rakyat Indonesia (BRI), Jakarta, Indonesia
- Bank SUMUT, Medan, Indonesia
- LINE Bank, Jakarta Indonesia
- Bank Nagari, Padang Indonesia
- United Overseas Bank, Singapura
- Bank Muamalat, Jakarta, Indonesia
Bank Central Asia kembali menempati posisi tertinggi sebagai bank asal Indonesia dalam daftar bank terbaik dunia versi Forbes 2026. Pencapaian tersebut sekaligus memperpanjang catatan positif BCA setelah sebelumnya juga mempertahankan predikat bank terbaik di Indonesia pada pemeringkatan Forbes tahun lalu.
Sebagai bank swasta terbesar di Tanah Air, BCA dinilai memiliki kekuatan pada layanan transaksi serta pengembangan perbankan digital melalui aplikasi myBCA dan BCA mobile yang terus digunakan luas oleh nasabah. Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat, kinerja keuangan BCA juga tetap menunjukkan tren positif.
Forbes mencatat, dari total 410 bank yang masuk dalam daftar global tahun ini, sebanyak 311 bank berhasil mempertahankan posisinya dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, terdapat 19 bank yang kembali menempati posisi teratas di negara masing-masing.
Tiga bank juga berhasil menembus peringkat pertama untuk pertama kalinya, yakni Banco Consorcio di Chile, Die Sparkasse Bremen di Jerman, dan Bank of New Zealand di Selandia Baru.
Hasil survei ini turut menunjukkan meningkatnya peran bank digital atau neobank di industri perbankan global. Perubahan perilaku nasabah yang semakin mengandalkan layanan berbasis teknologi dinilai menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan layanan perbankan digital.

