29.7 C
Jakarta
Selasa, Oktober 6, 2026
BerandaKATA BERITASENI BUDAYAKetika Para Pensiunan dan Alumni UNY Lestarikan Karawitan Jawa

Ketika Para Pensiunan dan Alumni UNY Lestarikan Karawitan Jawa

Yogyakarta – Kelompok karawitan yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Pensiun (IKAPEN) Laras Budaya (ILB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar latihan karawitan rutin yang digelar setiap Rabu. IKAPEN Laras Budaya yang beranggotakan para purna tugas dosen, karyawan, serta alumni UNY menghadirkan alunan gamelan Jawa dan tembang-tembang tradisional yang sarat nilai budaya serta filosofi kehidupan.

Latihan karawitan yang digelar pada Kamis (21/5) di Pendapa Kromoredjan,  Condongcatur, Kabupaten Sleman juga menjadi pusat aktivitas seni karawitan masyarakat di Kalurahan Condongcatur. Pemerintah Kalurahan Condongcatur secara bergiliran memberikan jadwal pentas setiap Kamis Pon kepada sejumlah kelompok karawitan di wilayah tersebut.

Beberapa kelompok yang rutin tampil antara lain Karawitan Ngesti Laras, Sekar Budaya, Pringgo Budoyo, dan IKAPEN Laras Budaya UNY.

Para pensiunan ini kembali tampil dalam agenda rutin tersebut dengan membawakan sejumlah gendhing klasik maupun kreasi Jawa. Berbagai bentuk karawitan ditampilkan, mulai dari Lancaran, Ketawang, Ladrang, lelagon, hingga tembang dolanan anak.

Sejumlah gendhing yang dibawakan di antaranya Ladrang Wilujeng, Lancaran Jogja Istimewa, Lancaran IKAPEN UNY, Ladrang Sumyar, Ladrang Sarung Jagung, Lumbung Desa, Waru-Waru Doyong, Pepeling, Manyarsewu, hingga Palaran Pucung.

Ketua ILB UNY, Wien Pudji Priyanto, mengatakan saat ini ILB UNY memiliki sekitar 30 anggota aktif yang terbagi dalam dua kelompok pengrawit, yaitu kelompok pemula dan kelompok lanjutan.

“Alhamdulillah, semangat belajar bapak dan ibu pengrawit sangat luar biasa. Kami memiliki motto Regeng, Gayeng, Seneng sebagai semangat dalam melestarikan budaya Jawa melalui seni karawitan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kepada Pemerintah Kalurahan Condongcatur yang telah memberikan dukungan dan fasilitas bagi berkembangnya seni budaya masyarakat melalui pemanfaatan Pendapa Kromoredjan sebagai pusat kegiatan karawitan.

Menurutnya, kegiatan latihan rutin dan pentas berkala tersebut bukan hanya menjadi sarana hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga mempererat silaturahmi antarpengrawit serta masyarakat.

Baca Juga

Di Balik Konten Lucu Anak, Ada Potensi Eksploitasi Tersembunyi?

katafoto, Yogyakarta - Fenomena orang tua membagikan konten lucu...

Dibanderol Rp349 Juta, LEPAS E4 EV Punya Jarak Tempuh 600 Km

katafoto, Jakarta - Memilih mobil listrik saat ini bukan...

Pascakunjungan DPR, Deretan Rumah Mewah di Lapas Cibinong Rata dengan Tanah

katafoto, Jakarta - Sebanyak 10 unit bangunan yang dilengkapi...

Pramono Siapkan Saringan Sampah di 11 Sungai Jakarta, Ini Daftarnya

katafoto, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau...

BNPT Temukan 620 Anak Terpapar Ekstremisme Lewat Ruang Digital

katafoto, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mencatat...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini