28.5 C
Jakarta
Sabtu, Oktober 17, 2026
BerandaKATA EKBISUMKMProduk Halal RI Tumbuh 6,21 Persen, BI Dorong Kolaborasi

Produk Halal RI Tumbuh 6,21 Persen, BI Dorong Kolaborasi

Jakarta – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyebut Indonesia kini menempati posisi keempat dunia dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah global. Capaian tersebut didukung pertumbuhan industri halal nasional yang terus menunjukkan tren positif.

Destry mengungkapkan, pada triwulan I 2026 sektor produk halal tumbuh 6,21 persen atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,6 persen. Meski demikian, ia menilai potensi tersebut hanya dapat terus berkembang melalui kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan.

“Jangan lupa, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, hingga asosiasi harus terus diperkuat agar ekonomi dan keuangan syariah semakin berkembang,” kata Destry saat membuka Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (Fesyar KTI) 2026 di Lombok Epicentrum Mall (LEM), Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7).

Dalam kesempatan itu, Destry optimistis target transaksi senilai Rp12,5 miliar selama penyelenggaraan Fesyar KTI 2026 dapat tercapai. Target tersebut terdiri atas business matching sebesar Rp11 miliar dan penjualan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) senilai Rp1,5 miliar.

“Business matching sebesar Rp11 miliar dan penjualan produk UMKM Rp1,5 miliar harus bisa dicapai. Dengan sinergi, saya yakin target tersebut dapat terealisasi,” tegasnya.

Fesyar KTI 2026 menghadirkan beragam pelaku usaha, lembaga keuangan, dan institusi pendukung pengembangan ekonomi syariah. Sebanyak 19 tenant UMKM ikut berpartisipasi dalam pameran, didampingi 111 produk unggulan yang dipasarkan melalui Halal Mart.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati 34 stan kuliner khas Kawasan Timur Indonesia, mengunjungi 11 booth perbankan syariah, enam lembaga wakaf, serta empat halal center yang memberikan berbagai layanan dan edukasi terkait industri halal.

Tak hanya menjadi ajang promosi produk, Fesyar KTI 2026 juga menghadirkan sejumlah forum diskusi dan seminar. Berbagai agenda yang digelar antara lain Wakaf Goes to Campus, Syariah Financing Forum, talkshow mengenai branding halal, gaya hidup halal (halal lifestyle), modest fashion, hingga Flagship Economic Forum yang membahas penguatan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Baca Juga

Kabut Asap Karhutla Mengancam Pernapasan, Rumah Aman Asap Jadi Tempat Perlindungan Warga

katafoto, Palangkaraya - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memicu...

Titik Panas Karhutla Kalteng Tembus 1.135, Dampak Kabut Asap Kian Mengkhawatirkan

katafoto, Jakarta -Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan...

BGN Aktivasi 980 SPPG di Wilayah 3T, Masyarakat Diminta Waspada Permintaan Uang

katafoto, Aceh - Badan Gizi Nasional (BGN) mengaktifkan 980...

MUI Singgung Zionisme dan Genosida dalam Polemik Konser Andrea Bocelli

katafoto, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menegaskan...

Indonesia Buka Peluang Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla, Mekanisme Dibahas

katafoto, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui penerimaan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini