28.9 C
Jakarta
Rabu, Agustus 5, 2026
BerandaKATA EKBISEKONOMI dan KINERJAKuota Hanya 50 Ribu, Program Magang Nasional Diserbu 400 Ribu Pendaftar

Kuota Hanya 50 Ribu, Program Magang Nasional Diserbu 400 Ribu Pendaftar

Jakarta – Antusiasme masyarakat terhadap Program Magang Nasional yang diinisiasi pemerintah terus menunjukkan tren peningkatan. Pada gelombang pertama, jumlah pendaftar tercatat menembus lebih dari 400.000 orang, jauh melampaui kuota yang hanya tersedia untuk 50.000 peserta.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan tingginya jumlah pendaftar mencerminkan besarnya kebutuhan mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi untuk mendapatkan pengalaman kerja sebelum terjun ke dunia industri.

“Kita baru buka batch pertama 50.000 orang. Dan antusiasme luar biasa, yang daftar itu lebih dari 400.000,” ujar Yassierli usai menghadiri pembukaan Rapat Kerja Koordinasi Nasional Apindo di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (4/8).

Ia menjelaskan, proses seleksi peserta kini sepenuhnya menjadi kewenangan perusahaan mitra. Setiap perusahaan akan memilih calon peserta sesuai kebutuhan serta kompetensi yang dibutuhkan di bidang usahanya masing-masing.

Pemerintah berharap peserta yang berhasil lolos seleksi tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga meningkatkan kemampuan dan keterampilan sehingga memiliki daya saing lebih baik ketika memasuki dunia kerja setelah lulus.

“Nah ini sekarang bolanya sedang ada di perusahaan dan kita berharap perusahaan bisa mendapatkan kandidat yang sesuai dengan yang diharapkan, sehingga nanti adik-adik kita peserta magang nanti bisa belajar banyak di perusahaan tersebut. Nanti kita monitor terus,” tuturnya.

Untuk pelaksanaan batch berikutnya, Kementerian Ketenagakerjaan berencana memperketat proses seleksi perusahaan mitra. Langkah tersebut dilakukan agar penempatan peserta benar-benar selaras dengan program studi dan kompetensi yang dimiliki selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.

“Angkatan yang kedua ini kita juga sudah mulai lebih detail melihat perusahaan-perusahaan tempat mereka magang dan kita memang pilihkan perusahaan yang memang sesuai tempat magang yang sesuai dengan program studi mereka saat di kampus,” sambung Yassierli.

Selain memperluas kesempatan mengikuti program magang, pemerintah juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Pelatihan Vokasi Nasional. Sebanyak 270.000 peserta ditargetkan mengikuti pelatihan yang akan digelar di 43 Balai Pelatihan Vokasi milik Kementerian Ketenagakerjaan.

Yassierli menyampaikan seluruh kurikulum dan tenaga instruktur telah dipersiapkan. Hingga kini, sekitar 70.000 peserta telah mengikuti pelatihan, sedangkan peserta lainnya akan dilatih secara bertahap sesuai jadwal pelaksanaan.

“Pelatihan vokasi itu ada 270.000 orang. Jadi sekarang sedang kita data, kurikulumnya sudah siap, instrukturnya sudah siap. Kita sudah melatih 70.000 dan kita akan tambahkan 270.000 pelatihan vokasi di 43 balai yang ada di Kemnaker. Dan nanti kita juga akan berikan alokasi untuk balai-balai yang ada di daerah,” terangnya.

Ke depan, pemerintah juga akan memperkuat dukungan terhadap balai pelatihan vokasi di berbagai daerah. Upaya tersebut diharapkan mampu memperluas akses pelatihan sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia agar semakin siap memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri.

Baca Juga

Prahara Pulau Emas, Pameran Foto Bencana Terbesar Karya Pewarta Indonesia

Aceh - Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar Roadshow Pameran...

KPK Perketat Aturan, Dewas Perberat Hukuman bagi Pelanggar Kode Etik

Jakarta - Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

SD Negeri Kehilangan Murid, Mendikdasmen Ungkap 3 Penyebab Utamanya

Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul...

Sampah Bisa Jadi Cuan, Pemprov DKI Ajak UMKM Kurangi Plastik Sekali Pakai

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian,...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini