27.8 C
Jakarta
Senin, September 28, 2026
BerandaKATA EKBISAGRIBISNISTak Lagi Boros Solar, Petani Jateng Beralih ke Pompa Air Tenaga Surya

Tak Lagi Boros Solar, Petani Jateng Beralih ke Pompa Air Tenaga Surya

Semarang – Petani di Jawa Tengah mulai beralih memanfaatkan pompa air tenaga surya (PATS) untuk mendukung kebutuhan irigasi sekaligus menekan biaya produksi. Teknologi tersebut menjadi bagian dari pemanfaatan energi baru terbarukan yang dipadukan dengan internet of things (IoT) melalui program Benteng Pangan Jawa Tengah.

Hingga saat ini, PATS telah dipasang di tiga lokasi. Ketiganya berada di Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Cilacap.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melihat penggunaan PATS di Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Senin (10/8).

Menurut Luthfi, penggunaan energi surya untuk mengoperasikan pompa air memberikan sejumlah keuntungan bagi sektor pertanian. Selain mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, teknologi tersebut juga dinilai lebih ramah lingkungan dan dapat beroperasi sepanjang hari.

“Tiga titik pompa ini total mengairi sekitar 50 hektare lahan pertanian. Untuk yang di Pekalongan ini bisa mengairi hampir 20 hektare lahan,” jelasnya, seusai penyerahan secara simbolis dan meninjau bantuan PATS.

Luthfi mengatakan, penerapan PATS di tiga lokasi tersebut akan dijadikan contoh untuk dikembangkan di berbagai daerah di Jawa Tengah. Pemerintah provinsi bahkan membuka peluang agar teknologi itu dapat menjadi percontohan secara nasional.

“Ini akan kita kembangkan, nanti akan kita sosialisasikan, lalu infrastrukturnya kita disiapkan. Pompa tenaga surya ini juga sudah digunakan di Sayung Demak untuk mengatasi banjir,” ucap Luthfi.

Ia menambahkan, pemanfaatan pompa bertenaga surya tidak terbatas pada kebutuhan pertanian. Teknologi serupa dapat digunakan untuk berbagai sektor sebagai bagian dari upaya Jawa Tengah mempercepat penggunaan energi baru terbarukan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau.

Dampak penggunaan PATS juga dirasakan langsung oleh petani. Perwakilan Gapoktan Desa Tengengwetan, Kirom, mengatakan keberadaan pompa tersebut membantu mengurangi pengeluaran untuk bahan bakar minyak (BBM).

Sebelum menggunakan PATS, mesin pompa diesel membutuhkan sekitar 30 liter solar untuk beroperasi selama satu hari satu malam. Setelah menggunakan tenaga surya, konsumsi solar dapat ditekan menjadi sekitar 15 liter.

Menurut Kirom, sekitar 30 petani padi memanfaatkan fasilitas tersebut. Air dari sungai di sekitar desa dipompa untuk mengairi lahan pertanian dengan luas hampir 20 hektare.

“Pompa dengan BBM solar hanya untuk malam saja, siangnya memakai tenaga Surya. Jadi lebih irit untuk pengeluaran, kami bisa menekan ongkos produksi,” ujarnya.

Manfaat serupa dirasakan petani di Kabupaten Brebes. Perwakilan Gapoktan Tani Makmur Desa Banjaranyar, Gilang, menyebut PATS membantu petani menghemat penggunaan bahan bakar sekaligus mengatasi persoalan air untuk lahan pertanian.

Selama ini, sistem pengairan di wilayah tersebut mengandalkan irigasi dari arah selatan. Namun, ketika musim kemarau tiba, air rob kerap masuk ke saluran irigasi sehingga kualitas air menjadi asin dan menyulitkan petani untuk bercocok tanam.

“Kondisi pengairan kita mengandalkan irigasi dari selatan. Kalau musim kemarau kita dilanda air rob yang masuk irigasi. Adanya pompa tenaga surya ini kita pakai sumur bor, akhirnya air tidak asin dan bisa menanam lagi. Petani kita bisa lebih maju masa tanam, bisa kita rekayasa sendiri musim tanamnya,” kata Gilang.

Baca Juga

Fantastis! Hingga Juli 2026 Transaksi QRIS Antarnegara Tembus Rp7,63 Triliun

katafoto, Jakarta - Penggunaan QRIS Antarnegara terus berkembang sejak...

Bea Cukai Sita Barang Impor Rp27,3 Miliar, Modus Pengelabuan Terungkap

katafoto, Jakarta - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)...

Beras Premium Langka di Ritel, Mentan Amran: Ada Mafia yang Bikin Ribut

katafoto, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman...

Tak Kenal Usia, 40 Perempuan Lansia di Sleman Kembali Sekolah

katafoto, Sleman - Usia lanjut bukan menjadi alasan untuk...

Pasar Mobil Listrik Indonesia Menggeliat, BYD Kuasai 37 Persen Pangsa Pasar

katafoto, Jakarta - Pasar kendaraan energi baru atau New...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini