32.2 C
Jakarta
Sabtu, Agustus 15, 2026
BerandaKATA TEKNOTEKNEWSBukan Cuma CCTV, Gunung Semeru Kini Dipantau Teknologi AI untuk Peringatan Dini

Bukan Cuma CCTV, Gunung Semeru Kini Dipantau Teknologi AI untuk Peringatan Dini

Lumajang – Kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai dimanfaatkan untuk memperkuat sistem peringatan dini aktivitas Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Teknologi ini membantu menganalisis data getaran secara otomatis sebagai pelengkap pemantauan visual melalui kamera CCTV dan kesiapsiagaan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mengoptimalkan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) untuk mengantisipasi risiko aktivitas Gunung Semeru.

Penguatan pemantauan dilakukan melalui Pos BPBD Unit Oro-Oro Ombo dan Unit Curah Kobokan. Kedua pos tersebut berfungsi sebagai titik pemantauan sekaligus menjadi penghubung dalam penyampaian informasi kebencanaan kepada warga yang berada di kawasan rawan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan keberadaan kedua pos tersebut merupakan bagian dari strategi mendekatkan sistem kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat.

“Kedua pos tersebut merupakan unit BPBD yang berbasis masyarakat dan didukung potensi penanggulangan bencana untuk membantu pemantauan serta penyampaian informasi kepada masyarakat,” ujar Isnugroho melalui keterangan pers yang diterima pada Jumat (14/8/2026).

EWS Semeru Diperkuat Teknologi AI

Selain menggunakan kamera CCTV untuk melihat kondisi secara langsung, BPBD Lumajang mengembangkan EWS yang dapat menganalisis data getaran Gunung Semeru secara otomatis.

“Kami juga mengembangkan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) yang bekerja secara otomatis dengan dukungan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) berdasarkan data getaran Gunung Semeru,” jelasnya.

Pemanfaatan AI diharapkan dapat membantu mempercepat proses identifikasi perubahan aktivitas gunung yang perlu mendapatkan perhatian. Dengan demikian, informasi peringatan dapat disampaikan lebih cepat ketika terdapat kondisi yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Meski demikian, teknologi tidak menjadi satu-satunya unsur dalam mitigasi bencana. Kesiapan warga tetap menjadi faktor penting, terutama dalam memahami potensi risiko, menerima informasi resmi, dan mengambil langkah yang tepat ketika kondisi darurat terjadi.

BPBD Lumajang karena itu turut meningkatkan kapasitas masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Semeru. Edukasi kebencanaan dipadukan dengan pemahaman terhadap kearifan lokal yang berkembang di tengah masyarakat.

“Selain menggunakan pendekatan modern dan sistematis, karena kita berada di tanah Jawa, kita juga menggunakan pendekatan spiritual,” kata Isnugroho.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat melengkapi edukasi kebencanaan sehingga masyarakat tidak hanya mengandalkan perangkat teknologi. Warga juga perlu memahami karakteristik risiko serta kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.

Koordinasi dengan PVMBG

Untuk memastikan informasi mengenai aktivitas Gunung Semeru berasal dari sumber yang memiliki kewenangan, BPBD Lumajang terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Koordinasi juga dilakukan melalui Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur. Informasi hasil pemantauan kegunungapian menjadi salah satu dasar penting dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

BPBD mengingatkan masyarakat agar selalu mengacu pada informasi resmi terkait aktivitas Gunung Semeru. Warga juga diminta tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya.

Penggunaan teknologi pemantauan, EWS berbasis AI, peningkatan kapasitas masyarakat, kearifan lokal, serta koordinasi antarlembaga menjadi bagian yang saling melengkapi dalam membangun kesiapsiagaan di kawasan Gunung Semeru.

Sistem peringatan dini tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mendeteksi potensi ancaman dengan cepat. Keberhasilan mitigasi juga bergantung pada kemampuan menyampaikan informasi kepada masyarakat secara tepat dan memastikan peringatan tersebut dapat segera ditindaklanjuti.

Baca Juga

Fadli Zon Siapkan Situs Bersejarah Bogor Jadi Cagar Budaya Nasional, Ini Daftarnya

Bogor - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menyiapkan sejumlah situs bersejarah...

Board Game Lokal Punya Peluang Besar, Kemenekraf Siapkan Jalan Masuk Pasar Ritel

Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menyatakan dukungannya terhadap...

Main Sambil Berkreasi, Spider-Man hingga Ultraman Hadir di Toys Kingdom

Jakarta - Karakter superhero tidak hanya hadir sebagai tontonan,...

Pemerintah Kucurkan Rp18,9 Triliun, 546 Daerah Diminta Pastikan Gaji PPPK

Jakarta - Pemerintah pusat menyiapkan anggaran sebesar Rp18,9 triliun...

Importir Pakan Diduga Main Harga, Ancaman Cabut Izin Impor Mengintai

Surabaya - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan peringatan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini