31.6 C
Jakarta
Kamis, November 5, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALSuasana 100 Tahun Gontor Bergemuruh, Prabowo Teriak 'Free Palestine'

Suasana 100 Tahun Gontor Bergemuruh, Prabowo Teriak ‘Free Palestine’

katafoto, Ponorogo – Suasana Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Ponorogo, mendadak meriah ketika Presiden Prabowo Subianto menyapa Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari, Sabtu (19/9).

Momen tersebut terjadi saat Prabowo menyampaikan sambutan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Ketika nama dan kehadiran Duta Besar Palestina disebut, para santri, alumni, serta tamu undangan langsung memberikan tepuk tangan meriah.

Dukungan terhadap Palestina semakin terasa ketika Presiden Prabowo meneriakkan seruan dari atas mimbar.

“Free Palestine! Free Palestine! Free Palestine!” pekik Presiden Prabowo yang kemudian diikuti para hadirin.

Tak lama berselang, Abdalfatah A.K. Alsattari menghampiri Presiden Prabowo. Sang duta besar kemudian mengalungkan keffiyeh, kain bermotif khas yang menjadi salah satu simbol identitas Palestina, ke leher Presiden.

Prabowo menerima pemberian tersebut. Keduanya kemudian berpelukan sebelum Presiden kembali melanjutkan pidatonya dengan keffiyeh masih terpasang di pundaknya.

Prabowo Soroti Kondisi Palestina

Dalam sambutannya, Prabowo kemudian menyinggung kondisi yang dialami masyarakat Palestina. Ia mengatakan situasi tersebut seharusnya menjadi pengingat bagi Indonesia mengenai pentingnya memiliki kekuatan sebagai sebuah bangsa.

“Saya tadi ingat, saudara-saudara kita di Palestina, mereka dibantai, mereka dibom, mereka diserang terus-menerus, dan kita seolah-olah kurang berdaya untuk membantu mereka,” ujar Presiden.

Menurut Prabowo, kepedulian terhadap Palestina tidak semata-mata diwujudkan melalui rasa simpati. Ia mengajak lingkungan pendidikan, termasuk para kiai, ulama, pendidik, dan generasi muda, menjadikan kondisi tersebut sebagai dorongan untuk meningkatkan kemampuan serta berkontribusi dalam membangun Indonesia.

“Saya kira ini justru yang mendorong kita semua, apalagi saudara-saudara, apalagi para kiai, apalagi para ulama, apalagi para pendidik di institusi-institusi seperti Gontor ini. Ini saya kira harus mendorong dan memicu suatu kehendak,” tutur Presiden.

Prabowo kemudian menekankan pentingnya kesungguhan dalam menuntut ilmu dan membangun kekuatan nasional.

“Kehendak untuk belajar sungguh-sungguh. Kehendak untuk membangun bangsa Indonesia yang kuat karena bangsa yang tidak kuat, bangsa itu akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa lain,” lanjutnya.

Peringatan satu abad Gontor pun menjadi momentum yang mempertemukan pesan tentang pendidikan, persahabatan antarnegara, serta kepedulian terhadap kondisi Palestina.

Pesan Prabowo kepada generasi muda dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa membangun Indonesia yang kuat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Baca Juga

BPJS Kesehatan Catat 38 Ribu Kasus Stroke pada Peserta JKN Usia Muda

katafoto, Jakarta - Stroke kini menjadi ancaman kesehatan yang...

Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027

katafoto, Jakarta - Jakarta mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah...

Jangan Lewatkan, DANA Siapkan Hadiah Miliaran Rupiah di Pesta Belanja 11.11

katafoto, Jakarta - Berburu diskon saat pesta belanja tanggal...

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin Buka Suara soal Serapan Tenaga Kerja Lokal

katafoto, Jakarta - Persoalan penyerapan tenaga kerja lokal menjadi...

Miris! Keluarga Miskin Lebih Banyak Belanja Rokok daripada Telur dan Susu

katafoto, Yogyakarta - Kebiasaan merokok di tengah keterbatasan ekonomi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini