katafoto, Jakarta – Keterbatasan lahan pemakaman di Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah untuk menambah kapasitas tempat pemakaman umum (TPU). Selain mencari lokasi pemakaman baru, pemerintah daerah juga menata kembali lahan TPU yang sudah ada agar dapat menampung lebih banyak jenazah.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, salah satu langkah yang dilakukan adalah merelokasi warga yang bermukim di kawasan pemakaman. Penataan tersebut diharapkan membuka ruang tambahan untuk kebutuhan pemakaman di sejumlah TPU, termasuk TPU Menteng Atas.
“Yang sekarang ini dilakukan adalah kita memindahkan warga masyarakat yang tinggal di TPU, seperti di Menteng Atas dan sebagainya. Dari pemindahan ini memberikan ruang untuk pemakaman di pemakaman-pemakaman yang ada,” ujar Pramono, Rabu (28/10).
Pramono menjelaskan, warga yang terdampak relokasi sebagian ditempatkan di rumah susun (rusun) milik Pemprov DKI Jakarta. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan lahan pemakaman yang tersedia.
Selain penataan kawasan, Pemprov DKI juga membuka opsi pemakaman secara tumpang atau penggunaan kembali petak makam yang telah terisi, dengan tetap memperhatikan persetujuan keluarga dan ahli waris.
Di sisi lain, pemerintah daerah terus mematangkan rencana penyediaan lokasi pemakaman baru. Penambahan lahan ini diperlukan untuk mengantisipasi kebutuhan pemakaman masyarakat Jakarta pada masa mendatang.
“Kita membuka ruang untuk beberapa tempat pemakaman baru yang sedang kita finalisasikan,” tandasnya.

