30.8 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026
BerandaKATA EKBISENERGIWujudkan NZE 2060, Pemerintah Pastikan Penggunaan BBM Rendah Sulfur

Wujudkan NZE 2060, Pemerintah Pastikan Penggunaan BBM Rendah Sulfur

Jakarta – Berbagai upaya dilakukan pemerintah agar dampak buruk perubahan iklim tidak terus terjadi. Sementara sektor transportasi memegang kunci penting dalam upaya penurunan emisi. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mewujudkan net zero emission (NZE) pada tahun 2060 mendatang.

Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dengan sulfur tinggi menjadi salah satu penyumbang emisi, maka mengganti dengan BBM yang rendah sulfur menjadi sebuah keharusan agar kualitas udara tidak bertambah buruk.

“BBM rendah sulfur adalah sebuah kebutuhan. Karena kita semua tahu kualitas udara kita saat ini kurang bagus dan salah satu penyebabnya adalah BBM kita yang mengandung sulfur yang tinggi,” ungkap Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (Biro Klik) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agus Cahyono Adi di Jakarta, Jumat (4/10) dikutip dari keterangan tertulis

Wujudkan NZE 2060, Pemerintah Pastikan Penggunaan BBM Rendah Sulfur
Dua mobil tangki Pertamina akan mendistribusikan BBM di wilayah Jabodetabek. (katafoto/HO/Humas Kementerian ESDM)

Agus menambahkan, pemerintah telah membuat peta jalan (road map) pelaksanaan pendistribusian BBM rendah sulfur dan tentunya menjadi rujukan dalam pelaksanaanya.

“Road map pemanfataan BBM rendah sulfur sudah tersedia, tentunya pelaksanannya akan mengikuti road map tersebut,” ujar Agus.

Indonesia juga berkomitmen untuk mengurangi emisi untuk menjaga kenaikan suhu global dengan menaikkan Enhanced Nationally Determined Contribution (E-NDC) dari target pengurangan emisi karbon menjadi 32% (912 juta ton CO2) pada tahun 2030 dari sebelumnya 29% atau setara 835 juta ton CO2.

Penggunaan BBM bersulfur rendah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi emisi yang menjadi pemicu naiknya suhu pemanasan global.

Berdasarkan peta jalan yang ada, pendistribusian BBM bersulfur rendah jenis minyak solar bersulfur rendah pada tahap awal akan mulai didistribusikan di Jakarta, Cikampek dan Balongan, dilanjutkan pada periode berikutnya di Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan Maluku.

Sementara pendistribusian jenis bensin bersih bersulfur rendah tahap awal akan mulai didistribusikan di daerah Sumatera bagian utara (Sumbagut) dilanjutkan ke Sumatera bagian selatan sebagian, kemudian Banten, Jawa Tengah bagian utara dan Kalimantan Barat.

Baca Juga

Stunting Masih Tinggi, Plan Indonesia Soroti Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta - Plan Indonesia menilai pelaksanaan program makan bergizi...

Chery R08 Pro Siap Mengaspal, Pikap Tangguh Penantang Hilux

Tiongkok - Chery resmi meluncurkan pikap Rely R08 Pro...

Sering Susah Fokus? Bisa Jadi Ini Gejala ADHD pada Orang Dewasa

Yogyakarta - Kasus Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD...

Tak Lekang Waktu! Toko Kopi Rajawali Jaya Jadi Favorit Pecinta Kopi

Tangerang - Di tengah maraknya kedai kopi yang kini...

Kampung Internet Jadi Ladang Talenta Baru di Bidang Teknologi

Nusa Tenggara Barat - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi)...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini