30.6 C
Jakarta
Rabu, Agustus 19, 2026
BerandaKATA EKBISENERGIWujudkan NZE 2060, Pemerintah Pastikan Penggunaan BBM Rendah Sulfur

Wujudkan NZE 2060, Pemerintah Pastikan Penggunaan BBM Rendah Sulfur

Jakarta – Berbagai upaya dilakukan pemerintah agar dampak buruk perubahan iklim tidak terus terjadi. Sementara sektor transportasi memegang kunci penting dalam upaya penurunan emisi. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mewujudkan net zero emission (NZE) pada tahun 2060 mendatang.

Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dengan sulfur tinggi menjadi salah satu penyumbang emisi, maka mengganti dengan BBM yang rendah sulfur menjadi sebuah keharusan agar kualitas udara tidak bertambah buruk.

“BBM rendah sulfur adalah sebuah kebutuhan. Karena kita semua tahu kualitas udara kita saat ini kurang bagus dan salah satu penyebabnya adalah BBM kita yang mengandung sulfur yang tinggi,” ungkap Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (Biro Klik) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agus Cahyono Adi di Jakarta, Jumat (4/10) dikutip dari keterangan tertulis

Wujudkan NZE 2060, Pemerintah Pastikan Penggunaan BBM Rendah Sulfur
Dua mobil tangki Pertamina akan mendistribusikan BBM di wilayah Jabodetabek. (katafoto/HO/Humas Kementerian ESDM)

Agus menambahkan, pemerintah telah membuat peta jalan (road map) pelaksanaan pendistribusian BBM rendah sulfur dan tentunya menjadi rujukan dalam pelaksanaanya.

“Road map pemanfataan BBM rendah sulfur sudah tersedia, tentunya pelaksanannya akan mengikuti road map tersebut,” ujar Agus.

Indonesia juga berkomitmen untuk mengurangi emisi untuk menjaga kenaikan suhu global dengan menaikkan Enhanced Nationally Determined Contribution (E-NDC) dari target pengurangan emisi karbon menjadi 32% (912 juta ton CO2) pada tahun 2030 dari sebelumnya 29% atau setara 835 juta ton CO2.

Penggunaan BBM bersulfur rendah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi emisi yang menjadi pemicu naiknya suhu pemanasan global.

Berdasarkan peta jalan yang ada, pendistribusian BBM bersulfur rendah jenis minyak solar bersulfur rendah pada tahap awal akan mulai didistribusikan di Jakarta, Cikampek dan Balongan, dilanjutkan pada periode berikutnya di Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan Maluku.

Sementara pendistribusian jenis bensin bersih bersulfur rendah tahap awal akan mulai didistribusikan di daerah Sumatera bagian utara (Sumbagut) dilanjutkan ke Sumatera bagian selatan sebagian, kemudian Banten, Jawa Tengah bagian utara dan Kalimantan Barat.

Baca Juga

Sering Lelah dan Stamina Menurun? Waspadai Sinyal Gangguan Hormon dan Metabolisme

Jakarta - Tubuh terus memberikan berbagai sinyal ketika terjadi...

Dikukuhkan Gibran, 76 Pelajar dari 38 Provinsi Siap Jalankan Tugas Paskibraka

Jakarta - Sebanyak 76 pelajar yang mewakili 38 provinsi...

Libur HUT RI Bikin Whoosh Penuh, 45 Ribu Penumpang Tembus dalam Dua Hari

Jakarta - Jumlah penumpang kereta cepat Whoosh mencapai 45.889...

KAI Commuter Bikin Tarif Spesial HUT RI, Naik Kereta Cuma Rp8

Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) menghadirkan...

Prabowo Ungkap Kekurangan Dokter: 55.712 Spesialis dan 127.580 Dokter Gigi Masih Dibutuhkan

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa kekurangan tenaga...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini