32.2 C
Jakarta
Senin, Juni 15, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKESEHATANKemenkes Anjurkan Skrining Kesehatan Jiwa Setahun Sekali untuk Semua Usia

Kemenkes Anjurkan Skrining Kesehatan Jiwa Setahun Sekali untuk Semua Usia

Jakarta – Masyarakat dianjurkan untuk melakukan skrining kesehatan jiwa setidaknya sekali dalam setahun sebagai langkah awal mendeteksi kondisi kejiwaan individu. Jika ditemukan tanda-tanda masalah mental, intervensi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat.

Direktur Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. Imran Pambudi, MPHM, mengatakan bahwa skrining kesehatan jiwa ini menyasar seluruh kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia (lansia), dan dapat dilakukan lebih dari satu kali dalam setahun jika diperlukan.

“Skrining kesehatan jiwa mencakup seluruh siklus hidup, mulai dari ibu hamil, nifas, anak, remaja, dewasa, dan lansia. Kelompok masyarakat dengan risiko tinggi masalah kesehatan jiwa, seperti individu dengan penyakit kronis, menjadi prioritas untuk melakukan skrining minimal sekali setahun, tetapi dapat dilakukan lebih dari itu jika diperlukan,” ujar Imran dikutip dari keterangan tertulis Kemenkes

Skrining kesehatan jiwa dapat dilakukan lebih dari satu kali jika ada indikasi tertentu, khusus untuk ibu hamil, anjuran skrining adalah tiga kali.

Kemenkes Anjurkan Skrining Kesehatan Jiwa Setahun Sekali untuk Semua Usia
Ilustrasi Foto Gaya Hidup Sehat. (katafoto)

“Rinciannya adalah dua kali selama masa kehamilan, yaitu pada pemeriksaan kehamilan di trimester pertama pada kunjungan pertama Antenatal Care (ANC) dan di trimester ketiga pada kunjungan kelima ANC. Selanjutnya, satu kali lagi pada masa nifas saat pelayanan ketiga, yaitu 8-28 hari setelah persalinan (KF-3),” lanjut Imran.

Layanan skrining kesehatan jiwa bisa diakses masyarakat di puskesmas, baik di kota besar maupun di daerah. Skrining kesehatan jiwa dan tindak lanjutnya adalah bagian dari program pencegahan masalah kesehatan jiwa yang dijalankan oleh tenaga kesehatan di puskesmas, sehingga semua puskesmas dapat melaksanakan kegiatan ini, bukan hanya di kota-kota besar

Kemenkes melakukan beberapa upaya, untuk meningkatkan layanan skrining kesehatan jiwa. Pertama, menyediakan skrining kesehatan jiwa secara digital melalui aplikasi seperti Sistem Informasi Kesehatan Jiwa (SIMKESWA) dan SATUSEHAT Mobile.

SIMKESWA adalah aplikasi berbasis website yang bertujuan mengumpulkan, memproses, dan menganalisis informasi terkait kesehatan jiwa untuk mendukung perencanaan, implementasi, monitoring, dan evaluasi program kesehatan jiwa.

Kedua, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelaksanaan kegiatan orientasi skrining kesehatan jiwa dan tindak lanjut hasilnya sesuai siklus hidup.

“Kegiatan ini sudah dilakukan pada Juli 2024 secara hybrid melalui Learning Management System (LMS), diikuti oleh 3.000 tenaga kesehatan dari 38 provinsi,” jelas Direktur Imran Pambudi.

Dana dekonsentrasi (dekon) di tingkat provinsi mendukung kegiatan orientasi skrining kesehatan jiwa di kabupaten/kota dan puskesmas oleh 32 provinsi. Selain itu, ada orientasi dan sosialisasi skrining kesehatan jiwa bagi pekerja di perkantoran yang diikuti oleh 15 kementerian.

Ketiga, Kemenkes melakukan koordinasi lintas sektor untuk mendukung pelaksanaan skrining kesehatan jiwa dan tindak lanjutnya. Keempat, uji coba pelaksanaan skrining kesehatan jiwa sesuai klaster Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kota Manado, Sulawesi Utara.

“Upaya kelima adalah monitoring, evaluasi, dan bimbingan teknis skrining kesehatan jiwa dan tindak lanjut hasil skrining,” tutup Imran.

Baca Juga

Tak Sekadar Trekking, Ratusan Karyawan FIFGROUP Berhasil Kumpulkan 240 Kg Sampah

Jakarta - Sebanyak 240 kilogram sampah berhasil dikumpulkan para...

Jakarta Lawan Parkir Liar, 456 Pelanggaran Langsung Ditindak

Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, TNI, dan...

BMKG Sebut Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang dari Biasanya

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan...

Hanya 60 Menit Padam, Jakarta Berhasil Pangkas Emisi Karbon hingga 60 Ton

Jakarta - Aksi Hemat Energi dan Pengurangan Emisi Karbon...

Reformasi Polri Masuk Babak Baru, DPR Resmi Sahkan UU Polri Terbaru

Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini