25.1 C
Jakarta
Sabtu, Februari 7, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHLokasi Penambangan Emas Pancurendang Mendadak Berubah Jadi Tempat Wisata

Lokasi Penambangan Emas Pancurendang Mendadak Berubah Jadi Tempat Wisata

Lokasi penambangan emas ilegal di Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah mendadak berubah seperti lokawisata. Masyarakat dari berbagai tempat berbondong-bondong ke lokasi penambangan hanya ingin melihat upaya evakuasi 8 penambang emas yang terjebak genangan air di lubang galian tambang di kedalaman 60 meter di bawah permukaan tanah.

Upaya mengevakuasi para penambang yang sejak Rabu malam (26/7) terjebak di lubang galian bak sebuah tontonan. Sesuai SOP hari Senin (31/7) merupakan batas waktu terakhir upaya evakuasi setelah berbagai upaya dilakukan Basarnas Cilacap bersama Tim Penyelamat Gabungan belum menemukan titik lokasi tempat ke 8 penambang terjebak genangan air untuk menemukan titik lokasi keberadaan  ke 8 penambang dari Sungai Datar. Apabila sampai Senin malam belum juga menemukan ke 8 penambang maka upaya evakuasi akan dihentikan.

Upaya menemukan lokasi ke 8 penambang emas terjebak telah dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya menyedot  genangan air dan membuat barikade agar  air dari Sungai Datar tidak merembes ke lubang galian. Basarnas juga mencoba alat yang dilengkapi kamera khusus untuk memotret lubang galian yang dipenuhi genangan air guna mencari titik lokasi keberadaan  ke 8 penambang.

Warga dibantu tima gabungan berusaha mengevakuasi 8 penambang emas yang terjebak di lubang galian tambang di kedalaman 60 meter di Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, Senin (31/07/2023). (katafoto/HO/Endhit-Hinnts)

Bahkan anggota tim penyelamat mencoba menelusuri lubang galian namun petugas penyelamat justru sempat jatuh pingsan meski dilengkapi tabung oxigen. Alhasil berbagai upaya evakuasi belum membuahkan hasil.

Menurut Endhit yang pernah 4 tahun bergabung menjadi pekerja di lokasi penambangan yang sama, bukan pekerjaan mudah untuk masuk menelusuri jalur penambangan yang sempit dan tipis oksigen.

Upaya evakuasi sudah berlangsung 6 hari sejak Kamis (27/7). “Hanya mukjizat dari Allah yang akan menyelamatkan. Seminggu berada di lubang galian yang dipenuhi genangan air, tanpa makan dan minum , tanpa oksigen serta dalam kegelapan. Tetapi bagaimana pun kalau Allah belum berkehendak yang terburuk, ke 8 penambang itu bisa saja dapat selamat” ujar Endhit.   

Ia memperkirakan ke 8 penambang yang bernasib nahas itu tidak berada pada satu lokasi yang sama. Sementara kedalaman sumur/ lubang galian bervariasi 10 m sampai 30 meter. Jika tidak menemukan butiran-butiran emas dikedalaman 30 meter maka akan menggali sumur baru sampai diketemukannya lumpur yang mengandung butiran emas begitu seterusnya.

Baca Juga

Terjebak Hujan? Simak Tips Aman Berkendara Agar Mobil Tak Rusak

Jakarta - Hujan lebat kerap membuat kondisi jalan menjadi...

SUV Listrik Premium LEPAS E4 Resmi Debut Dunia di IIMS 2026

Jakarta - LEPAS menjadikan Indonesia International Motor Show (IIMS)...

DJP Usut Dugaan Manipulasi Pajak, Kerugian Negara Rp583 Miliar

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui Kantor Wilayah...

Seni dan Keberlanjutan Menyatu di Wajah Baru MRT Setiabudi Astra

Jakarta - Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69,...

MRT Bakal Tembus Banten, Jalur Kembangan Balaraja Disiapkan

Jakarta - PT MRT Jakarta bersama sejumlah pengembang menandatangani...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini