24.5 C
Jakarta
Jumat, Februari 13, 2026
BerandaKATA EKBISENERGIPLN Berhasil Memanfaatkan 1,4 Juta Ton FABA di PLTU

PLN Berhasil Memanfaatkan 1,4 Juta Ton FABA di PLTU

Jakarta – PT PLN (Persero) berhasil memanfaatkan 1.450.840 ton Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) atau abu sisa proses pembakaran batu bara pada Semester I 2024. FABA tersebut dimanfaatkan pada 47 unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang tersebar di seluruh tanah air.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pemanfaatan FABA ini merupakan wujud dari penerapan prinsip Enviroment, Sustainability and Governance (ESG). Pemanfaatan FABA tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong perekonomian masyarakat.

“Melalui FABA, kehadiran pembangkit PLN tak hanya bisa menjadi sumber listrik, tetapi juga mampu sebagai bahan dasar yang menjaga dan melestarikan lingkungan serta menggerakkan roda ekonomi di masyarakat,” ungkap Darmawan dikutip dari keterangan tertulis.

PLN Berhasil Memanfaatkan 1,4 Juta Ton FABA di PLTU
Fly Ash Bottom Ash (FABA) hasil pembakaran batu bara di PLTU PLN yang dimanfaatkan sebagai bahan campuran pembuatan konstruksi dan nbsp, bahan dan nbsp, bangunan. (katafoto/HO/PLN)

Kini FABA bisa dimanfaatkan masyarakat menjadi subgrade stabilisasi timbunan pilihan, subtitusi bahan baku semen, ready mix, material pencegah air asam tambang, paving, pembuatan batako, kansteen, u ditch, pupuk, tetrapod, jalan beton, media tanam dan lainnya.

”FABA dulu dipandang sebagai limbah yang tidak ada nilai ekonominya. Tapi PLN berhasil melakukan inovasi dan mengubahnya menjadi produk yang kaya manfaat dalam menunjang pembangunan infrastruktur nasional,” ujar Darmawan.

Darmawan mengatakan pemanfaatan FABA, di antaranya mampu meningkatkan kebasaan (pH) tanah, mencegah abrasi di daerah pesisir pantai, menjadi pupuk tanaman, bahan campuran beton, bahan pengeras jalan, hingga pembuatan batako yang kini digunakan untuk pembangunan gardu distribusi.

PLN Group mencatat pemanfaatan FABA terus mengalami peningkatan sejak FABA ditetapkan sebagai Limbah Non B3, pemanfaatan tertinggi terjadi pada tahun 2023 sebesar 3,716 jt ton atau 123% dari produksi FABA 2023, sehingga dapat mengurangi jumlah FABA yang tersimpan di ashyard.

Pemanfaatan FABA mengacu pada Dokumen Rincian Teknis yang terintegrasi dalam Persetujuan Lingkungan PLTU.

FABA kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas dan PLN membuka kesempatan kepada semua kalangan yang ingin memanfaatkan FABA menjadi produk bernilai guna tinggi baik sebagai campuran dalam industri konstruksi maupun infrastruktur.

“PLN terbuka kepada masyarakat jika ingin berpartisipasi dalam memanfaatkan FABA. karena merupakan material yang aman sehingga dapat diolah dan memberikan banyak manfaat,” ucap Darmawan.

Baca Juga

HPN 2026, Cak Imin Tegaskan Jurnalisme Tak Boleh Kalah oleh Algoritma

Serang - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia,...

Kemendikdasmen Gandeng McGill dan UEA Tingkatkan Mutu Guru

Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus...

16 Tanggul Rusak Ancam Warga, Pemkab Bekasi Ajukan Skema Pembiayaan Bersama

Subang - Pemerintah Kabupaten Bekasi mengajukan permohonan dukungan kepada...

SUV Listrik BYD ATTO 3 Advanced Plus Mengaspal, Jarak Tempuh hingga 410 Km

Jakarta - Sebagai bagian dari penguatan strategi kendaraan listrik...

IAI Bongkar Alasan Baja Jadi Material Masa Depan Arsitektur Indonesia

Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) menilai material baja sebagai solusi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini