Cilacap – Sinyal distress atau sinyal marabahaya terdeteksi pada Senin (11/11) pukul 09.32 WIB di sekitar Pantai Cemara Sewu, Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhammad Abdullah, menyebutkan bahwa sinyal distress ini terdeteksi melalui Cospas-Sarsat.
“Kami segera mengirimkan tim penyelamat ke lokasi untuk memeriksa kondisi pesawat serta memastikan keselamatan personelnya,” ujar Muhammad Abdullah dikutip dari laman Basarnas.

Pesawat latih yang terlibat adalah milik Perkasa Flight School, dengan dua siswa berkewarganegaraan Libya, Rashid dan Yousuf, sebagai operator. Keduanya berangkat dari Bandara Tunggul Wulung, Cilacap, dan saat ini dalam kondisi selamat.
Kepala Bandara Tunggul Wulung, Suroso, menambahkan bahwa pesawat tersebut kini sedang diperiksa oleh tim teknisi bandara. Pihak bandara juga menunggu Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan investigasi penyebab insiden dan mempersiapkan pemindahan pesawat kembali ke Bandara Tunggul Wulung.

