Jakarta – Hingga saat ini, Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta telah mendistribusikan sebanyak 70.700 ekor benih ikan laut kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) dan Unit Pembenihan Rakyat (UPR), di wilayah Kepulauan Seribu.
Bantuan benih tersebut terdiri atas 38.000 ekor ikan bawal bintang, 6.000 ekor kerapu bebek, serta 26.700 ekor kakap putih.
Kepala PBKL Dinas KPKP DKI Jakarta, Andi Dala Jemma, mengatakan proses distribusi bantuan benih dilakukan melalui sejumlah tahapan guna memastikan kualitas ikan tetap terjaga hingga diterima masyarakat.
“Sebelum didistribusikan, benih ikan melalui tahapan persiapan mulai dari pemilahan, plotting berdasarkan jenis dan ukuran, hingga proses packing menggunakan media angkut beroksigen untuk menjaga kondisi ikan tetap optimal selama perjalanan,” ujarnya, Selasa (12/5).

Ia menjelaskan, masyarakat yang ingin memperoleh bantuan benih ikan terlebih dahulu mengajukan surat permohonan melalui Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu.
Selanjutnya, surat tersebut diteruskan ke bidang perikanan untuk proses penerbitan delivery order (DO) ikan sebelum ditindaklanjuti oleh PBKL untuk proses distribusi.
Andi berharap program bantuan benih ikan ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan sektor budidaya perikanan laut di Kepulauan Seribu.
“Melalui program bantuan benih ini, PBKL berharap dapat meningkatkan produktivitas budidaya laut, mendukung keberlanjutan sektor perikanan, serta memperkuat ekonomi masyarakat pesisir di wilayah Kepulauan Seribu,” tandasnya.
Sebagai informasi, proses distribusi bantuan benih ikan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari persiapan benih, plotting berdasarkan jenis dan ukuran, pengemasan, penyesuaian media angkut, pengisian oksigen, penandatanganan berita acara serah terima (BAST), hingga pendistribusian kepada penerima manfaat.

