27.1 C
Jakarta
Kamis, Juni 11, 2026
BerandaTREN OTOMOBILLexus Bangun Pabrik Kendaraan Listrik di Shanghai, Siap Saingi Tesla

Lexus Bangun Pabrik Kendaraan Listrik di Shanghai, Siap Saingi Tesla

SHANGHAI — Lexus resmi memulai pembangunan fasilitas produksi kendaraan energi baru di Distrik Jinshan, Shanghai. Langkah ini menandai hadirnya produsen mobil asing kedua yang sepenuhnya memiliki fasilitas manufakturnya sendiri di Shanghai, setelah Tesla.

Proyek ini berlokasi di Kawasan Teknologi Tinggi Teluk Shanghai, dengan target penyelesaian konstruksi pada Agustus 2026 dan mulai beroperasi secara komersial pada 2027. Kendaraan pertama dijadwalkan meluncur dari jalur produksi pada tahun yang sama, dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 100.000 unit.

Perusahaan yang menaungi proyek ini, Lexus (Shanghai) New Energy Co., Ltd., memiliki modal terdaftar sebesar 107,1 miliar yen Jepang atau sekitar USD 740 juta. Fasilitas manufakturnya mencakup area seluas 1,13 juta meter persegi, lebih luas dari Tesla Gigafactory Shanghai yang menempati lahan sekitar 860.000 meter persegi.

Lexus Bangun Pabrik Kendaraan Listrik di Shanghai, Siap Saingi Tesla
Suasana pembangunan pabrik Lexus (Shanghai) New Energy Co., Ltd di Kawasan Teknologi Tinggi Teluk Shanghai. (carnewschina via The Paper)

Melansir dari laman carnewschina via The Paper, hanya dalam dua bulan sejak penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Shanghai dan Toyota Motor Corporation pada 22 April 2025, pembangunan resmi dimulai pada 27 Juni 2025. Kecepatan realisasi ini bahkan disebut pejabat lokal sebagai “kecepatan Lexus”, merujuk pada efisiensi proses dan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Langkah Lexus ini disebut-sebut meniru jejak Tesla, yang memulai pembangunan pabrik di Shanghai pada Januari 2019 dan mengirimkan unit pertama Model 3 rakitan lokal hanya 12 bulan kemudian.

Melalui investasi besar ini, Toyota berupaya mempercepat transisi menuju elektrifikasi dan kecerdasan kendaraan, sekaligus memperkuat posisi Lexus sebagai pemain global di pasar kendaraan listrik—terutama di pasar Tiongkok yang sangat kompetitif.

Menariknya, kehadiran pabrik Lexus ini juga menandai pelonggaran kebijakan otomotif China, yang sebelumnya mewajibkan produsen mobil asing untuk bermitra dengan perusahaan lokal. Kini, seperti Tesla, Lexus dapat mengelola fasilitas manufakturnya secara mandiri.

Dengan luas lahan yang lebih besar dan dukungan penuh dari otoritas lokal, proyek Lexus diyakini memiliki potensi untuk rampung lebih cepat dari jadwal. Banyak pihak menantikan apakah “kecepatan Lexus” dapat menyaingi—atau bahkan melampaui—”kecepatan Tesla” dalam mewujudkan pabrik canggih dalam waktu singkat.

Baca Juga

DPR Resmi Sahkan UU P2SK, Industri Kripto hingga BEI Masuk Babak Baru

Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan...

Kasus Korupsi yang Menyeret Silmy Karim Berawal dari Keluhan Pelayanan Imigrasi

Jakarta - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto...

BPJS Kesehatan Tegaskan Tak Ada Kenaikan Iuran JKN, Simak Rinciannya

Jakarta - BPJS Kesehatan menegaskan bahwa tarif iuran Program...

Gudang Satwa Ilegal Digerebek, 11 Sanca Hijau Dilindungi Disita

Jakarta - Tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Jenderal...

KPK Sebut 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli

Jakarta - Masa penerimaan murid baru selalu menjadi periode...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini