32.3 C
Jakarta
Minggu, Juli 26, 2026
BerandaKATA EKBISINDUSTRIPresiden Prabowo Tambah Kuota Rumah Subsidi Jadi 350 Ribu Unit

Presiden Prabowo Tambah Kuota Rumah Subsidi Jadi 350 Ribu Unit

Bogor – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat kecil, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri akad massal untuk 26 ribu rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus serah terima kunci rumah di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9).

Program perumahan rakyat ini dilengkapi dengan sejumlah terobosan yang berpihak pada MBR. Di antaranya, pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), percepatan sekaligus penggratisan proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta penambahan kuota FLPP dari 220 ribu menjadi 350 ribu unit—jumlah tertinggi sepanjang sejarah. Pemerintah juga memastikan bunga FLPP tetap stabil di angka 5 persen tanpa kenaikan.

Prabowo turut berdialog dengan penerima manfaat dari berbagai daerah melalui sambungan daring. Ikhsan dari Aceh, misalnya, mengungkapkan rasa syukur bisa memiliki rumah sendiri. “Alhamdulillah sehat Pak,” ujarnya. Presiden pun menimpali dengan hangat, “Alhamdulillah, saya senang akhirnya saudara bisa punya rumah. Bagaimana, mampu dibayar cicilannya?” Ikhsan dengan mantap menjawab, “InsyaAllah Pak, alhamdulillah mampu.”

Dari Papua, Marwah yang berprofesi sebagai cleaning service menyampaikan kegembiraannya bisa menandatangani akad KPR. Sementara itu, penerima manfaat dari Ternate, Maluku Utara, menyatakan kepuasan setelah melihat kualitas rumah. “Alhamdulillah aman, bagus, kualitasnya baik. Nyaman, Pak,” tuturnya. Presiden pun memberi selamat, “Semoga betah di rumah baru, Bu.”

Cerita menarik juga datang dari Stefanus, guru honorer berusia 27 tahun asal Labuan Bajo, NTT. Ia memilih membeli rumah terlebih dahulu sebelum menikah. Presiden Prabowo pun mengapresiasi langkah tersebut. “Bagus, berarti Anda punya perencanaan matang. Daripada menikah dulu tapi tidak punya rumah, kan repot. Sebagai guru Anda sudah berpikir jauh ke depan,” ujarnya.

Menutup pertemuan, Prabowo kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan rakyat kecil. “Kita ingin masyarakat memiliki rumah yang layak dan penghasilan yang cukup. Ini perjuangan bersama, dan kita akan terus ke arah itu. Semoga cita-cita kalian semua tercapai,” pungkasnya.

Baca Juga

Jalan Pulang, Film yang Ungkap Makna Kebaya Lebih dari Sekadar Busana Tradisional

Jakarta - Bakti Budaya Djarum Foundation kembali mengampanyekan pelestarian...

Permintaan Global Melonjak, BYD Buka 9.000 Lowongan Kerja

BYD resmi membuka gelombang rekrutmen besar-besaran di kawasan industri...

Jawa Tengah Siap Jadi Raja Susu Nasional, Peternakan Sapi Perah Terbesar Dibangun

Brebes - Jawa Tengah segera memiliki peternakan sapi perah...

Mulai 1 Agustus Jakarta Tinggalkan Open Dumping di Bantargebang

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai melakukan...

Gelombang PHK Meningkat, Polri Pastikan Hak Pesangon Pekerja Tetap Terpenuhi

Jakarta - Desk Ketenagakerjaan Polri akan terus mengawal pemenuhan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini