30.4 C
Jakarta
Sabtu, Juni 13, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPWISATALiburan #DiIndonesiaAja, Pemerintah Siapkan Stimulus Besar untuk Wisatawan

Liburan #DiIndonesiaAja, Pemerintah Siapkan Stimulus Besar untuk Wisatawan

Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) resmi meluncurkan kampanye nasional bertajuk “Saatnya Liburan #DiIndonesiaAja” guna mendorong minat masyarakat untuk berwisata di dalam negeri selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan target 1,08 miliar perjalanan wisatawan nusantara pada tahun 2025.

“Kampanye ini bagian dari gerakan #DiIndonesiaAja dan program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) yang bertujuan mengajak masyarakat menikmati keindahan negeri sendiri, terutama di momen libur Nataru,” ujar Ni Made di Jakarta.

Melalui kampanye tersebut, Kemenpar menggandeng berbagai pihak seperti kementerian/lembaga, BUMN, asosiasi pariwisata, dinas pariwisata daerah, serta pelaku industri wisata untuk menyediakan paket wisata menarik dan promo spesial, yang dapat diakses melalui kanal resmi Kemenpar.

Liburan #DiIndonesiaAja, Pemerintah Siapkan Stimulus Besar untuk Wisatawan
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini saat memberika paparan. (katafoto/HO/Humas Kemenpar)

Selama musim liburan akhir tahun, Kemenpar juga gencar mempromosikan beragam destinasi unggulan, tradisi budaya, kuliner khas, dan atraksi wisata di seluruh Indonesia melalui media sosial dan kampanye digital.

Ni Made menegaskan, pemerintah berkomitmen menciptakan suasana liburan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan momen Natal dan Tahun Baru berlangsung kondusif dan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal,” ucapnya.

Sebagai bagian dari dukungan nyata, pemerintah memberikan sejumlah stimulus transportasi untuk mempermudah mobilitas wisatawan selama liburan Nataru, di antaranya:

  • Diskon 30% tiket kereta api bagi 1,5 juta penumpang (22 Desember 2025–10 Januari 2026).
  • Potongan 20% tarif dasar kapal Pelni untuk 405 ribu penumpang (17 Desember 2025–10 Januari 2026).
  • Keringanan biaya jasa pelabuhan untuk penyeberangan ASDP bagi 227 ribu penumpang dan 491 ribu kendaraan (22 Desember 2025–10 Januari 2026).

Selain itu, tiket pesawat juga akan lebih terjangkau berkat PPN Ditanggung Pemerintah (DTP), diskon fuel surcharge, dan penurunan harga avtur, sehingga harga tiket diperkirakan turun 12–14%.
Kebijakan ini berlaku untuk pembelian tiket 22 Oktober 2025–10 Januari 2026, dengan periode penerbangan 22 Desember 2025–10 Januari 2026.

Ni Made juga mendorong para pelaku industri pariwisata agar memberikan berbagai promo tambahan, seperti potongan harga hotel, transportasi, dan paket wisata agar pengalaman wisata masyarakat semakin berkesan.

“Melalui kampanye dan stimulus khusus Nataru ini, kami berharap pergerakan dan pengeluaran wisatawan meningkat, sekaligus memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Baca Juga

KPK Lelang 108 Aset Rampasan Koruptor Rp311 Miliar, Ini Daftarnya

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melelang aset...

MILO Hadirkan Tiga Keunggulan Baru untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Jakarta - Pemenuhan kebutuhan energi anak tidak hanya ditentukan...

Bank Indonesia: Cadangan Devisa Tetap Kuat di Tengah Gejolak Global

Jakarta - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa...

Jakarta Tebar Peluang Investasi Rp271 Triliun, Investor Asing Mulai Melirik

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan puluhan proyek...

Pemerintah Kucurkan Rp5 Triliun untuk Papua, Mentan Sebut Terbesar Sepanjang Sejarah

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini