29.1 C
Jakarta
Jumat, Desember 5, 2025
BerandaKATA BERITAMEGAPOLITANBelum Pasti Naik, Gubernur DKI Buka Suara Soal Tarif Transjakarta

Belum Pasti Naik, Gubernur DKI Buka Suara Soal Tarif Transjakarta

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa wacana kenaikan tarif layanan Transjakarta masih dalam tahap kajian dan belum ada keputusan final. Ia memastikan, keputusan terkait penyesuaian tarif tersebut akan diumumkan pada waktu yang tepat setelah hasil kajian selesai.

“Saat ini masih dikaji. Apakah nanti akan naik atau tidak, saya akan putuskan pada saat yang tepat. Tidak harus naik, bisa juga tidak,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (5/11).

Menurutnya, hasil kajian yang tengah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum tentu berujung pada perubahan tarif. Karena itu, masyarakat diminta bersabar menunggu keputusan resmi dari Pemprov DKI.

Subsidi Masih Berat, tapi 15 Golongan Tetap Gratis

Pramono mengakui, beban subsidi transportasi publik di Jakarta saat ini cukup besar. Pemprov DKI masih menanggung subsidi sebesar Rp9.700 untuk setiap tiket Transjakarta.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa penyesuaian tarif—jika dilakukan—akan mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat dan tidak akan memberatkan 15 golongan pengguna yang saat ini masih menikmati layanan gratis.

“Kalau terus-menerus seperti ini tentu berat, apalagi Dana Bagi Hasil (DBH) juga berkurang. Namun, kami pastikan penyesuaian nanti tidak akan menghapus tarif gratis bagi 15 golongan tersebut. Mereka tetap akan kami lindungi,” tegasnya.

Instruksi Perbaikan Layanan Transjakarta

Selain soal tarif, Pramono juga menyoroti kualitas layanan sistem pembayaran di Transjakarta. Ia mengaku menerima banyak keluhan masyarakat mengenai kerusakan mesin tap-in dan tap-out yang menyebabkan saldo pengguna terpotong dua kali.

“Saya juga mengalami hal serupa. Sistem tapping-nya sering tidak berfungsi dengan baik. Saya sudah meminta jajaran PT Transjakarta untuk segera memperbaikinya agar tidak terulang, termasuk pada layanan MRT,” ujar Pramono.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas layanan transportasi menjadi hal penting agar sistem pembayaran dapat berfungsi optimal, sejalan dengan standar pelayanan di kota-kota besar dunia.

Baca Juga

Mulai 2026 Mobil di Tiongkok Tidak Pakai Setir Mekanis, Era Steer-by-Wire Penuh Dimulai


Tiongkok resmi mengumumkan standar nasional terbaru untuk sistem kemudi...

Beda Metode Perhitungan, Jakarta Ternyata Bukan Kota Terpadat di Dunia

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa...

SMK Go Global Dimulai, Jabar Jadi Provinsi Percontohan Standar Internasional

Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan...

MaiA, Teknologi AI Indonesia yang Bantu Wisatawan dari A–Z


Jakarta - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana resmi memperkenalkan...

Jalur Medan–Aceh Tamiang Mulai Pulih, BNPB Kerahkan Alat Berat dan Helikopter Airdrop

Upaya membuka kembali jalur yang menghubungkan Kota Medan, Sumatera...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini