27.6 C
Jakarta
Jumat, Oktober 30, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALIndonesia dan Kamboja Perkuat Aliansi Lawan Sindikat Penipuan Daring

Indonesia dan Kamboja Perkuat Aliansi Lawan Sindikat Penipuan Daring

Phnom Penh – Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung langkah Pemerintah Kamboja untuk menanggulangi kejahatan lintas negara, termasuk aktivitas sindikat penipuan daring.

Menurut Dubes Santo, kejahatan transnasional tidak dapat diatasi secara sepihak dan memerlukan kerja sama yang erat, baik melalui mekanisme bilateral maupun kerja sama di tingkat kawasan. Pernyataan tersebut disampaikan sebagaimana keterangan resmi KBRI Phnom Penh yang diterima di Jakarta, Selasa (27/1).

Komitmen itu disampaikan dalam pertemuan perpisahan (farewell call) Dubes Santo dengan Presiden Senat Kamboja, Samdech Techo Hun Sen, yang berlangsung di Phnom Penh pada 26 Januari.

Melansir dari laman infopublik, Dubes RI juga mengapresiasi atas dukungan Pemerintah Kamboja kepada KBRI Phnom Penh, khususnya dalam upaya pelayanan dan pelindungan warga negara Indonesia (WNI). Dukungan ini dinilai penting, terutama dalam penanganan arus kedatangan WNI ke Phnom Penh setelah mereka keluar dari sejumlah pusat penipuan daring di berbagai wilayah Kamboja.

Sebelumnya, KBRI Phnom Penh mencatat sebanyak 2.277 WNI telah melaporkan diri secara langsung ke KBRI setelah berhasil keluar dari jaringan sindikat penipuan daring.

Selain isu perlindungan WNI, Dubes Santo menilai hubungan bilateral Indonesia–Kamboja menunjukkan perkembangan yang semakin kuat dalam beberapa tahun terakhir. Penguatan tersebut terlihat jelas pada sektor ekonomi serta meningkatnya interaksi antarmasyarakat kedua negara.

KBRI juga mencatat bahwa tren positif kerja sama bilateral tercermin dari meningkatnya kunjungan pejabat tinggi kedua negara, termasuk kunjungan Hun Sen ke Jakarta pada Mei 2025.

Sementara itu, Presiden Senat Kamboja Samdech Techo Hun Sen menyampaikan bahwa upaya pemberantasan sindikat penipuan daring di negaranya telah dilakukan sejak lama, dan dalam beberapa waktu terakhir mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Hun Sen turut mengapresiasi peran Dubes RI dalam mempererat hubungan Indonesia dan Kamboja, serta menilai kontribusinya sangat signifikan dalam mendorong kerja sama bilateral di berbagai bidang.

Atas dedikasi tersebut, KBRI menyampaikan bahwa Presiden Senat Kamboja, mewakili Raja Sihamoni, menganugerahkan medali kehormatan The Order of Sahametrej: Maha Maha Sereyvath kepada Dubes Santo.

KBRI juga menginformasikan bahwa Dubes Santo akan segera mengakhiri masa tugasnya sebagai Duta Besar RI untuk Kamboja dan selanjutnya akan mengemban amanah baru sebagai Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika di Kementerian Luar Negeri RI.

Baca Juga

Lahan Pemakaman Jakarta Menipis, Pemprov DKI Siapkan Tata Ulang TPU

katafoto, Jakarta - Keterbatasan lahan pemakaman di Jakarta mendorong...

Danantara Bongkar Strategi Besar Transformasi BUMN, Teknologi dan Investasi Jadi Andalan

katafoto, Jakarta - Penguatan kinerja BUMN, pengembangan industri berbasis...

Pramono Sebut Ekonomi Kreatif Sumbang Rp410 Triliun bagi Jakarta

katafoto, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut...

Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, Jakarta dan Bekasi Sepakat Kelola Bantargebang 5 Tahun

katafoto, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan...

Olahraga demi Kesehatan atau Cuma Cari Validasi di Media Sosial?

katafoto, Jakarta - Olahraga kini semakin lekat dengan budaya...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini