30.4 C
Jakarta
Minggu, April 19, 2026
BerandaKATA TEKNOTEKNEWSBegini Cara Cepat Pemerintah Pulihkan Telekomunikasi Pasca Gempa Sulut

Begini Cara Cepat Pemerintah Pulihkan Telekomunikasi Pasca Gempa Sulut

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara tetap stabil dan cepat pulih pascagempa magnitudo 7,6 yang terjadi pada Kamis (2/4) pukul 05.48 WIB. Hingga pukul 18.00 WIB di hari yang sama, sebanyak 98,2 persen jaringan yang sempat terganggu telah kembali berfungsi.

Gempa yang berpusat sekitar 129 kilometer tenggara Bitung sempat berdampak pada 223 site atau sekitar 9,97 persen dari total 2.236 site di wilayah terdampak. Meski demikian, proses pemulihan berlangsung sigap sehingga sebagian besar layanan kembali normal hanya dalam beberapa jam.

Sejak awal kejadian, pemerintah langsung mengaktifkan Crisis Management Team di Posko Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) dengan melibatkan unsur teknis serta operator guna menjaga keberlangsungan layanan sekaligus mempercepat perbaikan.

Hingga sore hari, sebanyak 219 site telah kembali beroperasi. Sementara itu, empat site lainnya masih dalam tahap pemulihan, masing-masing berada di Kota Bitung (dua site), Kabupaten Minahasa (satu site), dan Kabupaten Minahasa Selatan (satu site).

Gangguan jaringan sebagian besar dipicu oleh terhentinya pasokan listrik. Untuk mengantisipasi hal tersebut, operator mengandalkan genset sambil menunggu pemulihan listrik dari PLN.

Dari sisi operator, proses perbaikan berjalan cepat, dengan Telkomsel menyisakan dua site terdampak, XLSmart satu site, dan Indosat satu site.

Selain menjaga konektivitas, sistem peringatan dini juga berfungsi optimal. Early Warning System kebencanaan berhasil menyampaikan notifikasi gempa dan potensi tsunami dari BMKG ke wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, termasuk Kota Bitung, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, dan Ternate.

Selama pengawasan frekuensi, dua stasiun monitoring transportabel di Bitung dan Minahasa tetap aman dan beroperasi normal. Sebagian besar perangkat monitoring lainnya juga tidak mengalami kendala. Namun, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Manado mengalami penurunan kualitas layanan dan masih dalam tahap pemantauan.

Baca Juga

Harga Plastik Mau Turun? Pemerintah Siapkan Jurus Impor Kilat

Jakarta - Pemerintah menargetkan harga plastik di pasar domestik...

BMW Rayakan 25 Tahun di Indonesia, Festival of JOY Bikin Heboh

Jakarta - BMW Group Indonesia menghadirkan BMW Group Festival...

Bukan Sekadar Rumah Sakit, Primaya Rajawali Ubah Wajah Layanan Kesehatan di Bandung

Jakarta - Primaya Hospital Group resmi menghadirkan Primaya Rajawali...

Biaya Rumah Sakit Membengkak, Thailand Siapkan Aturan untuk Wisatawan

Jakarta - Pemerintah Thailand tengah mendorong kebijakan baru yang...

Tiba di Bojonegoro, Pemuda asal Baturaja Jalan Kaki Keliling Indonesia

Bojonegoro - Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh seorang pemuda...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini