Meskipun BMW telah memperkenalkan model iX3 terbaru di sejumlah pasar global, kendaraan listrik tersebut belum resmi dipasarkan di Amerika Serikat. Menjelang peluncurannya, BMW meningkatkan proyeksi jarak tempuh untuk pasar AS berdasarkan siklus pengujian EPA.
Varian iX3 xDrive50 kini diperkirakan mampu menempuh hingga 698 km dalam sekali pengisian daya, meningkat dari estimasi sebelumnya sebesar 644 km. Meski demikian, angka tersebut masih bersifat proyeksi karena Environmental Protection Agency (EPA) belum merilis hasil pengujian resmi.
BMW menyebut peningkatan estimasi ini sebagai indikasi bahwa kendaraan listrik terbarunya memiliki potensi melampaui capaian jarak tempuh yang sebelumnya diumumkan.

Dilansir dari laman arena ev, kendaraan listrik AS, hanya sedikit model yang mampu menawarkan jarak tempuh sejauh ini. Selain itu, iX3 juga diklaim sebagai salah satu EV dengan kemampuan pengisian daya tercepat, berkat penggunaan platform 800 volt yang mendukung pengisian hingga 400 kW DC.
Dalam kondisi optimal dan didukung infrastruktur yang memadai, iX3 disebut mampu menambah jarak tempuh hingga 282 km hanya dalam 10 menit pengisian. Sementara itu, pengisian daya dari 10 persen hingga 80 persen dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 21 menit.
BMW menjadwalkan peluncuran resmi iX3 di AS pada Mei, dengan konfigurator daring diperkirakan mulai tersedia pada Juni. Produksi untuk pasar AS akan dimulai pada awal September, dengan pengiriman perdana kepada konsumen dijadwalkan berlangsung pada akhir September atau awal Oktober.
Untuk pasar AS, iX3 diperkirakan dibanderol mulai sekitar €51.000 atau sekitar Rp.885 juta Namun, harga tersebut masih dapat meningkat seiring dengan penambahan berbagai fitur dan opsi yang ditawarkan.

