30.1 C
Jakarta
Rabu, Agustus 12, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHAmsakar: Investasi Rempang Eco-City Wajib Berdampak Langsung untuk Warga

Amsakar: Investasi Rempang Eco-City Wajib Berdampak Langsung untuk Warga

Batam – Investasi yang masuk dalam proyek Rempang Eco-City, Batam harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal. Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat menerima kunjungan kerja dan audiensi dari Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (13/5).

Kunjungan BRIN dilakukan dalam rangka penelitian dan wawancara terkait studi kasus proyek Rempang Eco-City, khususnya investasi Green Belt and Road Initiative (BRI) asal Tiongkok.

Pada sesi pembahasan Energi Baru dan Terbarukan (EBT), Amsakar menjelaskan Batam memiliki daya tarik investasi yang berbeda dibandingkan daerah lain di Indonesia. Menurutnya, posisi geografis yang strategis serta dukungan regulasi khusus menjadi faktor utama yang memperkuat iklim investasi di Batam.

Ia juga memaparkan sejarah perkembangan Batam sebagai kawasan strategis nasional yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Amsakar menyebut perhatian pemerintah pusat terhadap Batam terus meningkat melalui berbagai kebijakan strategis untuk mempercepat pembangunan wilayah tersebut.

“Batam memiliki independensi dalam menentukan arah investasi, namun tetap selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat. Kami sangat konsen terhadap transisi energi hijau,” ujarnya.

Terkait masuknya investasi asing, khususnya di proyek Rempang Eco-City, Amsakar menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga kepentingan masyarakat lokal. Ia meminta investor yang menanamkan modal di Batam agar mengutamakan perekrutan tenaga kerja lokal.

“Kami menekankan kepada para investor untuk merangkul dan merekrut tenaga kerja lokal. Kehadiran investasi harus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Batam,” imbuhnya.

Amsakar juga menyambut positif langkah BRIN yang melakukan pendalaman terkait dinamika investasi di kawasan Rempang. Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang berguna bagi Pemerintah Kota Batam dalam menyusun kebijakan pembangunan ke depan.

“Kami sangat terbuka menerima masukan. Jika penelitian ini menghasilkan usulan atau rekomendasi mengenai langkah-langkah yang perlu diambil, tentu akan sangat membantu dalam menyempurnakan kebijakan demi kemajuan Batam,” tambahnya.

Baca Juga

Perpres Ojol Hampir Rampung, Benarkah Setelah Itu Kena Pajak?

Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan aturan...

Tak Lagi Boros Solar, Petani Jateng Beralih ke Pompa Air Tenaga Surya

Semarang - Petani di Jawa Tengah mulai beralih memanfaatkan...

Snackpacking Bikin Pasar Tradisional Kembali Diburu Wisatawan Gen Z

Jakarta - Tren berwisata terus mengalami perubahan seiring bergesernya...

Gubernur Pramono Kecam Keras Promosi Miras Pakai Hafalan Surah Al-Qur’an

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecam aksi...

Main Sambil Berkreasi, Spider-Man hingga Ultraman Hadir di Toys Kingdom

Jakarta - Karakter superhero tidak hanya hadir sebagai tontonan,...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini