27.8 C
Jakarta
Senin, September 28, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHAmsakar: Investasi Rempang Eco-City Wajib Berdampak Langsung untuk Warga

Amsakar: Investasi Rempang Eco-City Wajib Berdampak Langsung untuk Warga

Batam – Investasi yang masuk dalam proyek Rempang Eco-City, Batam harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal. Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat menerima kunjungan kerja dan audiensi dari Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (13/5).

Kunjungan BRIN dilakukan dalam rangka penelitian dan wawancara terkait studi kasus proyek Rempang Eco-City, khususnya investasi Green Belt and Road Initiative (BRI) asal Tiongkok.

Pada sesi pembahasan Energi Baru dan Terbarukan (EBT), Amsakar menjelaskan Batam memiliki daya tarik investasi yang berbeda dibandingkan daerah lain di Indonesia. Menurutnya, posisi geografis yang strategis serta dukungan regulasi khusus menjadi faktor utama yang memperkuat iklim investasi di Batam.

Ia juga memaparkan sejarah perkembangan Batam sebagai kawasan strategis nasional yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Amsakar menyebut perhatian pemerintah pusat terhadap Batam terus meningkat melalui berbagai kebijakan strategis untuk mempercepat pembangunan wilayah tersebut.

“Batam memiliki independensi dalam menentukan arah investasi, namun tetap selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat. Kami sangat konsen terhadap transisi energi hijau,” ujarnya.

Terkait masuknya investasi asing, khususnya di proyek Rempang Eco-City, Amsakar menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga kepentingan masyarakat lokal. Ia meminta investor yang menanamkan modal di Batam agar mengutamakan perekrutan tenaga kerja lokal.

“Kami menekankan kepada para investor untuk merangkul dan merekrut tenaga kerja lokal. Kehadiran investasi harus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Batam,” imbuhnya.

Amsakar juga menyambut positif langkah BRIN yang melakukan pendalaman terkait dinamika investasi di kawasan Rempang. Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang berguna bagi Pemerintah Kota Batam dalam menyusun kebijakan pembangunan ke depan.

“Kami sangat terbuka menerima masukan. Jika penelitian ini menghasilkan usulan atau rekomendasi mengenai langkah-langkah yang perlu diambil, tentu akan sangat membantu dalam menyempurnakan kebijakan demi kemajuan Batam,” tambahnya.

Baca Juga

Tak Kenal Usia, 40 Perempuan Lansia di Sleman Kembali Sekolah

katafoto, Sleman - Usia lanjut bukan menjadi alasan untuk...

Pasar Mobil Listrik Indonesia Menggeliat, BYD Kuasai 37 Persen Pangsa Pasar

katafoto, Jakarta - Pasar kendaraan energi baru atau New...

Transaksi Digital Melonjak 40 Persen, BI Tegaskan Uang Cash Tetap Berlaku

katafoto, Jakarta - Transaksi pembayaran digital di Indonesia terus...

Jokowi Buka Kartu, Ini 10 Aktivitasnya Bersama PSI Jelang Pemilu 2029

katafoto, Bandung - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)...

Gaji Baru Masuk Sudah Habis? Ini Trik Buat Gen-Z Biar Tak Lagi ‘Numpang Lewat’

katafoto, Jakarta - Istilah "gaji numpang lewat" kini semakin...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini