28.7 C
Jakarta
Rabu, Juli 1, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALPerbedaan Pendapat Hakim Warnai Vonis Nadiem Makarim, Ini Alasannya

Perbedaan Pendapat Hakim Warnai Vonis Nadiem Makarim, Ini Alasannya

Jakarta – Sidang pembacaan putusan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan layanan Chrome Device Management (CDM) dengan terdakwa mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, diwarnai perbedaan pendapat (dissenting opinion) dari hakim anggota Andi Saputra.

Dalam pendapat berbeda yang dibacakannya di persidangan pada Selasa (30/6), Andi menilai alat bukti yang diajukan jaksa belum cukup untuk membuktikan keterlibatan Nadiem secara sah dan meyakinkan.

Menurutnya, berbagai alat bukti yang dihadirkan selama persidangan tidak menunjukkan keterkaitan maupun hubungan sebab-akibat yang jelas untuk membuktikan unsur pidana yang didakwakan.

“Tidak terbukti adanya niat jahat (mens rea) dan perbuatan jahat (actus reus) yang menjadi jembatan penghubung atau causal connection atau indikasi antara konflik kepentingan dengan kejahatan korporasi,” katanya saat membacakan dissenting opinion, Selasa (30/6).

Andi juga menyoroti tiga peristiwa yang menjadi dasar dakwaan jaksa, yakni kebijakan pengadaan laptop Chromebook, dugaan kerugian negara, serta penambahan modal saham Google ke PT GoTo. Menurutnya, ketiga peristiwa tersebut tidak memiliki hubungan kausal yang kuat.

“Atau hubungan sebab-akibat setidak-tidaknya bukan karena adanya perbuatan jahat, konflik kepentingan, atau perdagangan pengaruh dari terdakwa,” ujarnya.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Andi berpendapat Nadiem tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan, baik dalam dakwaan primer maupun dakwaan subsider.

“Menimbang oleh karena terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan primer dan dakwaan subsider, maka terdakwa Nadiem Anwar Makarim haruslah dibebaskan dari seluruh dakwaan penuntut umum,” ucapnya.

Dalam dissenting opinion tersebut, Andi juga menyatakan bahwa Nadiem seharusnya dibebaskan dari seluruh dakwaan jaksa. Selain itu, ia berpendapat hak, harkat, dan martabat Nadiem perlu dipulihkan seperti semula.

Baca Juga

Mazda Flair Crossover Mengaspal, SUV Kompak Bermesin Hybrid dengan Fitur ADAS

Mazda menghadirkan penyegaran untuk Flair Crossover di pasar Jepang...

Kemenhan Terapkan Pita Putih untuk Peserta SPPI yang Butuh Perhatian Medis

Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menerapkan penandaan khusus berupa...

Pemprov DKI Terima Ratusan Sertifikat Tanah Senilai Rp22,2 Triliun

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerima 499 Sertifikat...

Mendagri Tito Bantah Dua Desa di Nunukan Masuk Malaysia, Ini Fakta Sebenarnya

Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membantah...

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Jakarta - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini