28.8 C
Jakarta
Kamis, Agustus 20, 2026
BerandaKATA EKBISPERHUBUNGANBukan Sekadar Stasiun, MRT Bundaran HI Bakal Punya Area Multifungsi

Bukan Sekadar Stasiun, MRT Bundaran HI Bakal Punya Area Multifungsi

Jakarta – PT MRT Jakarta (Perseroda) melalui anak usahanya, PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ), terus mengembangkan fasilitas di Stasiun MRT Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Salah satu proyek yang tengah dikerjakan adalah perluasan area pertemuan atau extended concourse.

Proyek yang dimulai sejak Februari 2026 itu telah mencapai progres pembangunan 21,46 persen hingga Juli 2026. Pengerjaan ditargetkan terus dikebut sehingga progresnya mencapai 24 persen pada Agustus.

Extended concourse merupakan ruang multifungsi dengan luas sekitar 4.439 meter persegi. Area ini nantinya terkoneksi langsung dengan platform dan anjungan Halte Transjakarta Bundaran HI.

Berbeda dengan area ber-taping, fasilitas tersebut bersifat non-taping. Artinya, masyarakat dapat mengakses dan menikmati area tersebut tanpa harus memiliki atau membayar tiket MRT terlebih dahulu.

Pembangunan extended concourse Bundaran HI menggunakan anggaran sekitar Rp200 miliar yang bersumber dari dana kontribusi Koefisien Lantai Bangunan (KLB). Dari jumlah tersebut, sekitar Rp150 miliar digunakan untuk pekerjaan konstruksi, sedangkan sisanya dialokasikan untuk jasa konsultan perencana dan pengawas.

Proyek ini juga mencakup pembangunan dua akses masuk (entrance) serta dua lift. Penambahan fasilitas tersebut diharapkan mampu memperlancar pergerakan penumpang sekaligus mengantisipasi peningkatan jumlah pengguna yang diperkirakan mencapai 6.000 orang per hari.

Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta, Ferdiansyah Roestam, mengatakan tambahan jumlah penumpang tersebut diproyeksikan terjadi setelah extended concourse dan pembangunan MRT Fase 2 selesai.

“Peningkatan kurang lebih akan ada kenaikan 6.000 ridership di Stasiun Bundaran HI, menyambut extension route Bundaran HI yang akan diteruskan ke Stasiun Monas dan juga dipersiapkan sampai ke Stasiun Jakarta Kota,” ujar Ferdi saat berada di lokasi proyek extended concourse Bundaran HI, Rabu (19/8).

“Saat ini progres (pembangunan) per Juli lalu sudah 21,46 persen, di Agustus ini kita akan mengejar progres ke angka 24 persen,” lanjut Ferdi.

Saat ini, pekerjaan konstruksi difokuskan pada pemasangan dan penebalan dinding, waterproofing, serta pengerjaan Mechanical, Electrical & Plumbing (MEP). Pekerjaan tersebut dilakukan bersamaan dengan pemasangan sheet pile untuk membuka akses menuju area entrance dan lift.

Kedua entrance tersebut berada di jalur pedestrian Jalan MH Thamrin, masing-masing di sisi barat dan timur. Akses dengan tangga manual dan eskalator dibangun di depan Plaza Indonesia dan Wisma Nusantara.

Sementara itu, dua lift disiapkan untuk memberikan akses yang lebih mudah, termasuk bagi penyandang disabilitas. Salah satu lift berada di jalur pedestrian sisi barat, sedangkan lift lainnya terintegrasi dengan Halte Transjakarta.

Selain memperkuat konektivitas penumpang MRT dan Transjakarta, berbagai akses baru tersebut juga dirancang untuk mendukung aktivitas komersial di kawasan Bundaran HI.

Commercial Head Department PT MRT Jakarta (Perseroda), Ricky Agung Kresna Putra, mengatakan area extended concourse akan memiliki 24 ruang multifungsi. Ruang tersebut dapat dimanfaatkan secara fleksibel untuk berbagai kegiatan komersial, mulai dari kuliner, ritel hingga aktivitas tenant.

“Kami akan buka area-area tentunya diprioritaskan untuk art, exhibition, seni pertunjukan, tapi tidak menutup kemungkinan nantinya ada komunitas yang akan kerja sama,” ujar Ricky dalam paparannya di Wisma Nusantara, Rabu (19/8).

Pengembangan extended concourse juga dirancang agar terhubung dengan sejumlah bangunan di sekitar Bundaran HI. Beberapa di antaranya Hotel Pullman, Plaza Indonesia, Hotel Mandarin Oriental, Grand Indonesia, dan Hotel Kempinski.

Dengan konektivitas tersebut, kawasan bawah tanah Bundaran HI diharapkan berkembang menjadi simpul pergerakan yang menghubungkan berbagai pusat aktivitas di sekitarnya.

Selain meningkatkan kemudahan akses, keberadaan ruang multifungsi ini ditargetkan dapat memperbaiki kualitas perjalanan penumpang sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di kawasan Bundaran HI.

Pembangunan extended concourse ditargetkan selesai pada Mei 2027 dan mulai beroperasi pada Juni 2027. Jika sesuai rencana, fasilitas tersebut akan hadir bertepatan dengan momentum 500 tahun Jakarta dan menjadi salah satu proyek yang memperkuat konektivitas transportasi di ibu kota.

Baca Juga

Fadli Zon Siapkan Situs Bersejarah Bogor Jadi Cagar Budaya Nasional, Ini Daftarnya

Bogor - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menyiapkan sejumlah situs bersejarah...

KAI Commuter Bikin Tarif Spesial HUT RI, Naik Kereta Cuma Rp8

Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) menghadirkan...

Pasca Gempa NTT, Telkomsat Kerahkan Teknologi Satelit untuk Pulihkan Komunikasi

Jakarta - Pasca gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Gempa Guncang NTT, Mentan Amran Salurkan 5.386 Ton Beras untuk Warga Terdampak

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengambil...

Polri Kerahkan 10 Anjing K9 ke Flores, Misi Khusus Cari Korban Gempa Dimulai

Polri memperkuat upaya pencarian dan penyelamatan korban pascagempa bumi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini