katafoto, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menyulap kawasan hutan mangrove di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi Kebun Raya Mangrove Jakarta. Kawasan seluas sekitar 50 hektare tersebut dinilai memiliki kondisi ekosistem yang cukup baik sehingga berpotensi dikembangkan sebagai pusat konservasi dan edukasi lingkungan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan pihaknya akan segera mengusulkan kawasan tersebut kepada pemerintah pusat agar dapat ditetapkan sebagai kebun raya mangrove.
“Di tempat itu mangrovenya kurang lebih 50 hektare dan mangrovenya cukup baik. Pemerintah DKI Jakarta segera mengajukan ke pemerintah pusat agar tempat itu dijadikan Kebun Raya Mangrove Jakarta,” ujar Pramono, usai memimpin rapat terbatas di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (6/11).
Sebelum merealisasikan rencana tersebut, Pemprov DKI melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Koordinasi ini diperlukan untuk mempersiapkan pengembangan kawasan agar sesuai dengan fungsi konservasi dan edukasi.
Kehadiran Kebun Raya Mangrove Jakarta nantinya diharapkan menjadi kebun raya pertama di Ibu Kota. Selain menjaga kelestarian ekosistem mangrove, kawasan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas pendukung untuk kegiatan pembelajaran masyarakat, khususnya para pelajar.
“Jakarta belum punya kebun raya. Kalau ada Kebun Raya Mangrove Jakarta, nanti fasilitasnya kita perbaiki sehingga murid-murid kita yang ingin belajar tentang mangrove, belajar tentang tanaman, dan sebagainya enggak perlu ke mana-mana, cukup datang ke Kebun Raya Mangrove Jakarta,” jelasnya.
Pramono berharap proses pengajuan hingga pengembangan kawasan tersebut dapat diselesaikan pada tahun depan. Ia juga menginginkan kehadiran Kebun Raya Mangrove Jakarta menjadi salah satu hadiah istimewa dalam menyambut peringatan 500 tahun atau lima abad Jakarta.

