29.3 C
Jakarta
Kamis, April 23, 2026
BerandaFOTOSENI BUDAYAGrebeg Besar Yogyakarta, Simbol Syukur dan Harmoni Alam

Grebeg Besar Yogyakarta, Simbol Syukur dan Harmoni Alam

 

Yogyakarta – Keraton Yogyakarta kembali menggelar tradisi tahunan Grebeg Besar yang bertepatan dengan Hari Raya Iduladha, 10 Dzulhijjah 1446 Hijriah. Tradisi ini merupakan salah satu upacara budaya penting yang sarat makna dan selalu dinantikan masyarakat.

Kata “Grebeg” berasal dari bahasa Jawa, yakni “gumrebeg,” yang menggambarkan suara riuh atau keramaian yang terjadi dalam sebuah perayaan atau upacara besar.

Sejak pagi, ribuan warga memadati kawasan sekitar Masjid Gedhe Kauman dan lingkungan Keraton Yogyakarta untuk menyaksikan prosesi Grebeg Besar. Iring-iringan prajurit Keraton menjadi pemandangan utama dalam perayaan ini.

Prosesi diawali dengan barisan prajurit Keraton Yogyakarta yang berjalan kaki dari dalam kompleks keraton menuju Masjid Gedhe Kauman. Terdapat 10 bregada (pasukan) prajurit dengan total sekitar 800 orang yang terlibat dalam acara kali ini.

Tidak hanya pasukan jalan kaki, Grebeg Besar juga dimeriahkan dengan kehadiran pasukan gajah, pasukan berkuda, dan arak-arakan gunungan. Gunungan tersebut berisi beragam hasil bumi seperti sayuran, buah, hingga makanan tradisional. Gunungan melambangkan rasa syukur Keraton atas limpahan rezeki dan menjadi simbol keharmonisan antara manusia dan alam.

Tahun ini, ada enam gunungan yang diarak dalam prosesi. Berbeda dengan masa lalu, di mana masyarakat saling berebut isi gunungan, kali ini Abdi Dalem Keraton membagikan langsung isi gunungan kepada masyarakat secara tertib. Tradisi ini mencerminkan semangat berbagi dan rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah, sekaligus sebagai pengingat pentingnya menjaga kelestarian alam.

Lebih dari sekadar ritual budaya, Grebeg Besar juga mencerminkan nilai-nilai filosofi masyarakat Yogyakarta—seperti penghormatan terhadap pemimpin, keteraturan sosial, serta syukur terhadap berkah kehidupan.

Baca Juga

KPK Serahkan Aset Rp3,5 Miliar ke Lemhannas, Begini Pemanfaatannya

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengintensifkan strategi...

Chery R08 Pro Siap Mengaspal, Pikap Tangguh Penantang Hilux

Tiongkok - Chery resmi meluncurkan pikap Rely R08 Pro...

Lumajang Buka Pintu Investasi, Selokambang Siap Jadi Magnet Wisata Baru

Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang membuka peluang kerja...

Garuda Indonesia Lampaui Maskapai Dunia, Catat Rekor Ketepatan Waktu

Jakarta - Garuda Indonesia kembali menorehkan kinerja operasional yang...

Mau Jadi Pramudi Mikrotrans Jakarta? Gaji dan Pelatihan Menanti

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Baznas Bazis...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini