26.2 C
Jakarta
Sabtu, Juli 11, 2026
BerandaTREN OTOMOBILSubaru Tarik 69 Ribu Forester, Sunroof Bisa Lepas Saat Mobil Melaju

Subaru Tarik 69 Ribu Forester, Sunroof Bisa Lepas Saat Mobil Melaju

Subaru mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap sejumlah SUV Forester dan Forester Hybrid model tahun 2026 di Amerika Serikat. Langkah tersebut dilakukan setelah ditemukan potensi masalah pada komponen sunroof yang dapat menyebabkan panel kaca terlepas dari kendaraan saat digunakan.

Dalam laporan yang disampaikan kepada Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA), Subaru menyebutkan bahwa sebanyak 69.663 unit Forester masuk dalam cakupan recall. Dari jumlah tersebut, sekitar 2,9 persen kendaraan diperkirakan mengalami cacat yang berkaitan dengan pemasangan sunroof.

Berdasarkan dokumen penarikan, masalah muncul pada rakitan sunroof di mana panel kaca kemungkinan tidak merekat dengan sempurna pada rangka gesernya. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan daya rekat melemah seiring waktu.

Jika dibiarkan, panel kaca yang tidak terpasang dengan baik dapat terlepas sepenuhnya saat kendaraan melaju, sehingga berisiko membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Subaru Tarik 69 Ribu Forester, Sunroof Bisa Lepas Saat Mobil Melaju

Dilansir dari laman car and drive, dokumen NHTSA menjelaskan bahwa persoalan tersebut bukan disebabkan oleh kualitas primer maupun bahan perekat yang digunakan, melainkan pada proses aplikasinya selama produksi.

Sejauh ini, Subaru telah menerima tiga laporan teknis terkait masalah sunroof tersebut di Amerika Serikat. Meski demikian, perusahaan menyatakan belum ada laporan kecelakaan maupun korban cedera yang dikaitkan dengan cacat tersebut.

Sebagai langkah perbaikan, Subaru akan meminta pemilik kendaraan yang terdampak untuk membawa mobil mereka ke dealer resmi. Teknisi nantinya akan melakukan pemeriksaan terhadap panel sunroof guna memastikan kekuatan daya rekatnya.

Apabila ditemukan masalah, panel kaca akan diganti dengan komponen baru yang telah dipastikan memiliki kualitas perekat sesuai standar.

Subaru mulai menginformasikan program recall ini kepada jaringan dealer pada akhir Mei 2026. Sementara itu, pemberitahuan resmi kepada para pemilik kendaraan yang terdampak dijadwalkan mulai dikirim pada 24 Juli 2026.

Baca Juga

Pemerintah Tetapkan Penyebaran Budaya LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter

Jakarta - Pemerintah menetapkan penyebaran budaya lesbian, gay, bisexual,...

Jawa Barat, Banten, dan Jatim Penyumbang PHK Tertinggi, Indef Beberkan Penyebabnya

Jakarta - Peneliti Senior sekaligus Direktur Eksekutif Indef, Tauhid...

Harga Ayam dan Telur Tertekan, Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Mulai 15 Juli

Jakarta - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pemerintah...

Aksi Penyelundupan Digagalkan, 21 Penyu Hijau Kembali Menghuni Laut Bali

Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melepasliarkan 21...

DJP Mulai Kirim Email ke Wajib Pajak Penunggak, Jangan Abaikan

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mulai...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini