33.7 C
Jakarta
Kamis, Juli 30, 2026
BerandaKATA BERITALINGKUNGAN HIDUP dan KEHUTANANSampah Bisa Jadi Cuan, Pemprov DKI Ajak UMKM Kurangi Plastik Sekali Pakai

Sampah Bisa Jadi Cuan, Pemprov DKI Ajak UMKM Kurangi Plastik Sekali Pakai

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menerapkan budaya usaha yang lebih ramah lingkungan. Salah satu langkah yang didorong adalah melakukan pemilahan dan pengolahan sampah langsung dari sumbernya.

Komitmen tersebut dituangkan dalam Instruksi Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Nomor e-0004 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber yang diterbitkan Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 mengenai gerakan serupa.

Ratu mengatakan, kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Isu lingkungan hidup kini menjadi tanggung jawab bersama. Sebagai sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian Jakarta, UMKM memiliki peran strategis dalam mengurangi timbulan sampah dalam upaya membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (30/7).

Menurut Ratu, pelaku UMKM memiliki posisi penting dalam menjaga kualitas lingkungan. Karena itu, gerakan pemilahan sampah dari sumber diharapkan dapat membentuk budaya usaha yang lebih bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Ia menjelaskan, penerapan kebiasaan tersebut dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana di tempat usaha masing-masing.

“Ini bisa dimulai dari kebiasaan sederhana di tempat usaha masing-masing. Misal, mulai dengan mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai, memanfaatkan kembali dan mendaur ulang material yang masih bernilai ekonomi, serta menjadikan pengelolaan sampah sebagai bagian dari praktik usaha sehari-hari,” jelasnya.

Ratu optimistis penerapan pengelolaan sampah sejak dari sumber tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi sirkular.

“Di mana sampah yang masih memiliki nilai dapat dimanfaatkan kembali sehingga mengurangi beban yang masuk ke tempat pemrosesan akhir,” katanya.

Selain menyasar pelaku UMKM, Dinas PPKUKM DKI Jakarta juga akan menerapkan sistem pengelolaan sampah dari sumber di seluruh lingkungan kerjanya. Prinsip pengurangan sampah akan diintegrasikan dalam berbagai kegiatan dinas, mulai dari bazar, pameran, promosi, pelatihan, hingga pendampingan bagi pelaku usaha.

Tak hanya itu, materi mengenai pengelolaan sampah dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai juga akan dimasukkan ke dalam program pembinaan UMKM.

Ratu menegaskan, pengelolaan sampah seharusnya dipandang sebagai investasi jangka panjang yang memberikan manfaat bagi lingkungan maupun dunia usaha.

“Kami ingin menanamkan bahwa pengelolaan sampah bukan sekadar kewajiban, melainkan investasi untuk masa depan. Lingkungan yang sehat akan menciptakan ruang usaha yang lebih nyaman, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing UMKM Jakarta,” tandasnya.

Baca Juga

Perry Warjiyo Tinggalkan Bank Indonesia, Pemerintah Jamin Stabilitas Tetap Terjaga

Jakarta - Pemerintah menerima pengunduran diri Perry Warjiyo dari...

PT Pos Indonesia Lakukan Penyesuaian Pembukuan Rp9 Triliun, Transformasi Dipercepat

Jakarta – Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara terus...

Menanti Kabar Terbaru CPNS 2026, Menteri PANRB Beri Bocoran Ini

Jakarta - Pemerintah masih mematangkan rencana pembukaan seleksi Calon...

SUV Baru Geely Curi Perhatian, Intip Fitur dan Performa Galaxy Cruiser 700

Geely resmi memperkenalkan Galaxy Cruiser 700, SUV bergaya boxy...

Bluebird Ubah Perjalanan Pelanggan Menjadi Gerakan Pelestarian Lingkungan

Bogor – Bluebird Group terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini