31.1 C
Jakarta
Rabu, Mei 13, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALAngka Pernikahan Anak Menurun, Kemenag Gencarkan Program BRUS

Angka Pernikahan Anak Menurun, Kemenag Gencarkan Program BRUS

Jakarta – Data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) milik Kementerian Agama menunjukkan tren penurunan signifikan dalam angka pernikahan anak di bawah usia 19 tahun selama tiga tahun terakhir. Pada 2022, tercatat 8.804 pasangan anak melangsungkan pernikahan. Angka ini menurun menjadi 5.489 pasangan pada 2023, dan kembali turun menjadi 4.150 pasangan pada 2024.

Merespons perkembangan positif ini, Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat langkah pencegahan pernikahan dini melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Sebanyak 100 penghulu dari berbagai wilayah di Indonesia dilibatkan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) sebagai fasilitator BRUS.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Cecep Khairul Anwar, menjelaskan bahwa fasilitator BRUS dibekali berbagai keterampilan untuk mendampingi remaja membangun konsep diri yang sehat serta memahami ajaran agama secara relevan dengan perkembangan usia mereka.

Angka Pernikahan Anak Menurun, Kemenag Gencarkan Program BRUS
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Cecep Khairul Anwar memberikan sambutan pada sesi Bimbingan Teknis Fasilitator Bimbingan Perkawinan Angkatan V dan VI, di Jakarta, Selasa (5/8/2025). (katafoto/HO/Kemenag)

“Pelatihan ini bertujuan agar fasilitator mampu membantu remaja mengenali karakter diri mereka. Pemahaman diri ini sangat penting sebagai bagian dari ketahanan pribadi dalam mengambil keputusan, termasuk soal pernikahan,” ujar Cecep dilansir dari laman kemenag pada Selasa (5/8).

Lebih lanjut, Cecep menyebut bahwa program BRUS dirancang untuk membentengi remaja dari berbagai risiko sosial, seperti pernikahan usia dini, perilaku seks bebas, perundungan, perjudian daring, hingga penyalahgunaan narkoba.

Ia menegaskan bahwa pembinaan remaja secara komprehensif akan memperkuat ketahanan generasi muda yang berdampak langsung pada masa depan bangsa. “Generasi yang tangguh secara mental, spiritual, dan sosial akan menjadi pondasi kokoh bagi kemajuan bangsa ke depan,” pungkasnya.

Baca Juga

Kemenag Dorong Tata Kelola Zakat Lebih Transparan, 143 Lembaga Diaudit

Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama...

Keamanan Desa Diperketat, Lumajang Siapkan Pemasangan CCTV di 825 Dusun

Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mempercepat pemasangan kamera...

Waspada Hantavirus, Penularan Bisa Lewat Tikus dan Kotorannya

Jakarta - Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sejak 2024...

SPPG Terancam Disuspend Jika Penerima Manfaat 3B Masih Sedikit

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) meminta seluruh Satuan...

Amsakar: Investasi Rempang Eco-City Wajib Berdampak Langsung untuk Warga

Batam - Investasi yang masuk dalam proyek Rempang Eco-City,...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini