29 C
Jakarta
Rabu, September 9, 2026
BerandaKATA EKBISCSR dan ESGLayanan Kesehatan Terapung PIS–doctorSHARE di Raja Ampat, Ribuan Pasien Terlayani

Layanan Kesehatan Terapung PIS–doctorSHARE di Raja Ampat, Ribuan Pasien Terlayani

Jakarta – PT Pertamina International Shipping (PIS) bersama Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE) menghadirkan layanan kesehatan terapung melalui Rumah Sakit Kapal (RSK) Nusa Waluya II di Waigeo Utara, Raja Ampat, Papua Barat Daya. Program yang berlangsung sejak 10 Juni hingga 8 Agustus 2025 ini berhasil menjangkau 4.099 pasien dan penerima manfaat.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial PIS di bawah program BerSEAnergi untuk Laut, yang ditujukan bagi masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Layanan kesehatan menjangkau sembilan desa dan kelurahan di Distrik Waigeo Utara serta beberapa wilayah lain di Kabupaten Raja Ampat.

“Misi kemanusiaan bersama doctorSHARE ini membuktikan komitmen kami dalam menghadirkan akses kesehatan gratis yang sangat dibutuhkan masyarakat. Kehadiran RSK Nusa Waluya II juga selaras dengan identitas PIS yang berfokus pada penguatan industri maritim nasional,” ungkap Corporate Secretary PIS, Muhammad Baron dikutip dalam keterangan tertulis.

RSK Nusa Waluya II dilengkapi berbagai fasilitas medis, mulai dari poli umum, poli spesialis, poli gigi, poli kesehatan ibu dan anak, IGD, ruang bersalin, laboratorium, USG, EKG, rontgen, hingga bank darah. Selama dua bulan pelayanan, sebanyak 2.903 pasien ditangani di berbagai poli dan 1.106 penerima manfaat mendapatkan layanan promosi kesehatan.

Layanan tersebut didukung 31 tenaga medis dan 14 relawan, termasuk 4 dokter spesialis bedah, 3 spesialis anestesi, 4 spesialis kandungan, 1 residen anestesi, 1 spesialis penyakit dalam, serta tenaga penata anestesi.

Ketua Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE), Tutuk Utomo, mengpresiasi atas dukungan PIS. “Bantuan dari PIS memungkinkan kami menyelesaikan tantangan pelayanan kesehatan di Waigeo Utara. Harapannya, model kerja sama ini bisa direplikasi oleh lebih banyak pihak agar akses kesehatan di wilayah 3T semakin kuat,” jelasnya.

Meski demikian, tim medis menghadapi berbagai kendala, mulai dari kondisi cuaca yang membuat kapal sulit bersandar, keterbatasan rujukan medis mendesak ke RSUD akibat jarak tempuh laut, hingga pengoperasian peralatan medis dalam kondisi geografis menantang.

Baca Juga

Terendus dari Media Sosial, Patroli Siber Bongkar Jual Beli 7 Burung Langka di Papua

Jakarta - Tim patroli siber Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengungkap...

Mentan Amran Bongkar Penyebab Harga Beras Melonjak, Ada Dugaan Manipulasi Harga

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan...

Jangan Terjebak Hype, DANA Bongkar Cara Mengubah AI Jadi Mesin Produktivitas

Jakarta - Penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang semakin luas...

Balita dan Anak Banyak Terdampak, Kasus ISPA Riau Tembus 10.783 Kasus

Riau - Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat sebanyak 10.783...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini