30.7 C
Jakarta
Jumat, Maret 13, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALMegawati Ingatkan Anak Muda: Jaga Biodiversitas Demi Kedaulatan Bangsa

Megawati Ingatkan Anak Muda: Jaga Biodiversitas Demi Kedaulatan Bangsa

Yogyakarta – Indonesia sebagai negara dengan megabiodiversitas memegang peran penting dalam isu keanekaragaman hayati global. Isu ini tidak hanya terkait konservasi, tetapi juga menyangkut ketahanan pangan, kesehatan, ekonomi, hingga budaya masyarakat. Karena itu, riset biodiversitas perlu diarahkan tidak hanya pada aspek pelestarian, melainkan juga pemanfaatan berkelanjutan untuk mendukung sektor pangan, farmasi, energi terbarukan, serta mitigasi perubahan iklim.

Ketua Dewan Pengarah BRIN, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, menekankan bahwa penguatan riset harus dibarengi dengan semangat nasionalisme dan kesadaran sejarah. Menurutnya, generasi muda harus berani mengambil peran dalam menjaga lingkungan dan mengelola kekayaan hayati bangsa.

“Anak muda harus ingat bahwa negeri ini milik kalian. Gunakan ilmu dan kemampuan untuk menjaga Indonesia agar tetap merdeka, berdaulat, dan abadi,” pesannya dalam workshop “Pengelolaan Biodiversitas dan Penguatan HKI untuk Masa Depan Berkelanjutan: Sinergi UGM–BRIN” di Balai Senat UGM, Rabu (1/10).

Megawati juga menyoroti peran penting perempuan dalam riset dan kebijakan, sejalan dengan kontribusi mereka dalam perjuangan bangsa.

Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. Ova Emilia, menegaskan komitmen UGM memperkuat riset biodiversitas tropis melalui kerja sama dengan BRIN, baik dalam riset, konservasi, maupun perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI). “Melalui kolaborasi ini, UGM ingin memperkuat ekosistem riset biodiversitas agar memberikan dampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan,” ujarnya dikutip dari laman ugm. 

Megawati Ingatkan Anak Muda: Jaga Biodiversitas Demi Kedaulatan Bangsa
Ketua Dewan Pengarah BRIN, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri dan Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. Ova Emilia foto bersama usai menyaksikan penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) antara BRIN dan UGM tentang pelestarian serta pemanfaatan biodiversitas tropis Balairung Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (1/10/2025). (katafoto/HO/Firsto)

Ova menjelaskan, UGM kini mengembangkan berbagai fasilitas riset unggulan seperti Manajemen Laboratorium Terpadu (MLT), Integrated Genome Factory (IGF), Porok Marine Research Station, Gedung Moeso Suryowinoto Indonesia Biodiversitas Center (MSIBC), hingga Bank Genetik PIAT. Sejumlah inovasi juga tengah dijalankan, mulai dari program Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (PKKH) pertama di Asia Tenggara, pengembangan Indeks Biodiversitas Indonesia (IBI), hingga perlindungan sumber daya genetik melalui Bank Genetik PIAT yang meraih Indonesian Breeder Award 2021.

Hasilnya, pada 2024 UGM berhasil mencatat 28 hak cipta dan 30 paten biodiversitas. Sementara hingga September 2025, telah didaftarkan 11 hak cipta dan 19 paten baru. “Data ini menunjukkan komitmen UGM untuk terus menghasilkan inovasi sekaligus memperkuat perlindungan hukum atas biodiversitas nasional,” kata Ova.

Anggota Dewan Pengarah BRIN, Dr. Bambang Kesowo, menekankan bahwa pengelolaan biodiversitas nasional tidak bisa dilepaskan dari tata kelola HKI yang kuat. Tanpa perlindungan hukum, kekayaan hayati Indonesia rawan dieksploitasi pihak asing. Karena itu, ia mendorong perlunya regulasi komprehensif serta perluasan pendidikan HKI tidak hanya di fakultas hukum, tetapi juga di bidang sains, agrokompleks, dan sosiohumaniora.

Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko, menyebut kolaborasi BRIN–UGM menjadi langkah strategis untuk menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri. “Kami melihat UGM sebagai mitra strategis dalam pengembangan riset biodiversitas, terutama untuk menghasilkan inovasi yang bisa dihilirisasikan,” jelasnya.

Workshop ini juga menjadi momentum penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BRIN dan UGM terkait pelestarian serta pemanfaatan biodiversitas tropis, ditandatangani oleh Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, Dr. Danang Sri Hadmoko. Selain itu, turut dilakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua institusi mengenai pengelolaan HKI sumber daya hayati, ditandatangani oleh Plt. Direktur Pengembangan Usaha UGM, Prof. Sang Kompiang Wirawan.

Baca Juga

Waspada Campak Saat Libur Lebaran, Kemenkes Siapkan Langkah Antisipasi

Jakarta - Lonjakan mobilitas masyarakat menjelang mudik dan libur...

Waspada Campak, Dinkes DKI Imbau Jangan Pegang dan Cium Bayi Sembarangan

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas...

Serenity Aura Warnai Ramadan di Lippo Mall Nusantara dengan Dekorasi Timur

Jakarta - Lippo Mall Nusantara menghadirkan rangkaian program bertema...

Kajian Ungkap Dampak Tarif Resiprokal AS terhadap Ekonomi Indonesia

Jakarta - Kebijakan tarif resiprokal atau Agreement on Reciprocal...

PLN Group Tunjukkan Taring di Malaysia, Proyek Kereta Listrik Rampung Lebih Awal

Jakarta - Subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP)...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini