32.2 C
Jakarta
Selasa, September 15, 2026
BerandaTREN OTOMOBILRevolusi Isuzu, Mesin Multi Bahan Bakar Jadi Solusi Netral Karbon

Revolusi Isuzu, Mesin Multi Bahan Bakar Jadi Solusi Netral Karbon

Isuzu Motors Limited  resmi memperkenalkan mesin multi bahan bakar pertama di dunia pada ajang Japan Mobility Show (JMS) 2025. Inovasi ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Isuzu untuk terus mengembangkan mesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) yang tetap relevan, efisien, dan ramah lingkungan di tengah perubahan industri otomotif global.

Langkah ini juga mempertegas komitmen Isuzu terhadap pendekatan multi-pathway, yakni strategi yang memanfaatkan beragam teknologi kendaraan—mulai dari mesin konvensional hingga elektrifikasi—untuk mencapai target netralitas karbon.

Menurut Isuzu, segmen kendaraan niaga yang didominasi oleh kendaraan berukuran besar masih memerlukan mesin tangguh dan efisien, sehingga pengembangan ICE yang mampu beradaptasi dengan berbagai jenis bahan bakar menjadi solusi yang tepat.

Revolusi Isuzu, Mesin Multi Bahan Bakar Jadi Solusi Netral Karbon
Mesin multi bahan bakar dengan pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) yang efisien dan ramah lingkungan produksi Isuzu Motors Limited pada ajang Japan Mobility Show (JMS) 2025. (katafoto/HO/Isuzu Astra Motor Indonesia)

“Inovasi mesin multi bahan bakar ini membuktikan bahwa mesin pembakaran internal masih memiliki ruang untuk berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Teknologi ini menjadi bagian dari strategi Isuzu dalam menekan emisi karbon melalui penggunaan bahan bakar alternatif,” ujar Division Head of Business Strategy PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga dikutip dalam keterangan tertulis.

Rian menambahkan, teknologi baru tersebut melengkapi portofolio inovasi Isuzu sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan berbagai jalur pengembangan teknologi menuju lingkungan yang lebih hijau.

Secara teknis, mesin multi bahan bakar Isuzu tetap menggunakan komponen utama serupa dengan mesin diesel konvensional—seperti blok silinder dan poros engkol—namun disempurnakan pada sistem pengapian dan injeksi bahan bakarnya. Perubahan ini memungkinkan mesin bekerja dengan berbagai jenis bahan bakar, mulai dari solar, gas alam, hidrogen, biofuel, hingga bahan bakar sintetis yang lebih ramah lingkungan dan mendukung upaya dekarbonisasi.

Dari sisi pasar, PT Isuzu Astra Motor Indonesia menilai bahwa kehadiran mesin multi bahan bakar ini menjadi jawaban atas kebutuhan industri terhadap kendaraan niaga yang efisien, berbiaya operasional rendah, serta berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.

“Mesin ini menjadi wujud kesiapan Isuzu dalam menghadapi tantangan di sektor kendaraan niaga. Pendekatan multi-pathway yang kami jalankan memperlihatkan kemampuan Isuzu untuk mengembangkan berbagai teknologi, mulai dari elektrifikasi hingga penyempurnaan mesin diesel yang sudah menjadi DNA kami,” ungkap Business Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Atsunori Murata.

Baca Juga

Siapa Suahasil Nazara? Ekonom UI yang Dipercaya Prabowo Jadi Menteri Keuangan

katafoto, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Suahasil...

Misteri Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Pencarian Hari Kedua

Banten - Operasi pencarian rombongan speedboat yang hilang kontak...

Begini Awal Mula Si Doel Anak Sekolahan Lahir, Rano Karno Punya Obsesi Ini

Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri...

Grab Berangkatkan 105 Mitra Pengemudi Umrah Gratis, Ada Kisah Inspiratif di Baliknya

katafoto, Tangerang - Sebanyak 105 Mitra Pengemudi Grab mendapat...

Balita dan Anak Banyak Terdampak, Kasus ISPA Riau Tembus 10.783 Kasus

Riau - Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat sebanyak 10.783...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini