30.6 C
Jakarta
Sabtu, Oktober 31, 2026
BerandaTREN OTOMOBILRevolusi Isuzu, Mesin Multi Bahan Bakar Jadi Solusi Netral Karbon

Revolusi Isuzu, Mesin Multi Bahan Bakar Jadi Solusi Netral Karbon

Isuzu Motors Limited  resmi memperkenalkan mesin multi bahan bakar pertama di dunia pada ajang Japan Mobility Show (JMS) 2025. Inovasi ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Isuzu untuk terus mengembangkan mesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) yang tetap relevan, efisien, dan ramah lingkungan di tengah perubahan industri otomotif global.

Langkah ini juga mempertegas komitmen Isuzu terhadap pendekatan multi-pathway, yakni strategi yang memanfaatkan beragam teknologi kendaraan—mulai dari mesin konvensional hingga elektrifikasi—untuk mencapai target netralitas karbon.

Menurut Isuzu, segmen kendaraan niaga yang didominasi oleh kendaraan berukuran besar masih memerlukan mesin tangguh dan efisien, sehingga pengembangan ICE yang mampu beradaptasi dengan berbagai jenis bahan bakar menjadi solusi yang tepat.

Revolusi Isuzu, Mesin Multi Bahan Bakar Jadi Solusi Netral Karbon
Mesin multi bahan bakar dengan pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) yang efisien dan ramah lingkungan produksi Isuzu Motors Limited pada ajang Japan Mobility Show (JMS) 2025. (katafoto/HO/Isuzu Astra Motor Indonesia)

“Inovasi mesin multi bahan bakar ini membuktikan bahwa mesin pembakaran internal masih memiliki ruang untuk berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Teknologi ini menjadi bagian dari strategi Isuzu dalam menekan emisi karbon melalui penggunaan bahan bakar alternatif,” ujar Division Head of Business Strategy PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga dikutip dalam keterangan tertulis.

Rian menambahkan, teknologi baru tersebut melengkapi portofolio inovasi Isuzu sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan berbagai jalur pengembangan teknologi menuju lingkungan yang lebih hijau.

Secara teknis, mesin multi bahan bakar Isuzu tetap menggunakan komponen utama serupa dengan mesin diesel konvensional—seperti blok silinder dan poros engkol—namun disempurnakan pada sistem pengapian dan injeksi bahan bakarnya. Perubahan ini memungkinkan mesin bekerja dengan berbagai jenis bahan bakar, mulai dari solar, gas alam, hidrogen, biofuel, hingga bahan bakar sintetis yang lebih ramah lingkungan dan mendukung upaya dekarbonisasi.

Dari sisi pasar, PT Isuzu Astra Motor Indonesia menilai bahwa kehadiran mesin multi bahan bakar ini menjadi jawaban atas kebutuhan industri terhadap kendaraan niaga yang efisien, berbiaya operasional rendah, serta berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.

“Mesin ini menjadi wujud kesiapan Isuzu dalam menghadapi tantangan di sektor kendaraan niaga. Pendekatan multi-pathway yang kami jalankan memperlihatkan kemampuan Isuzu untuk mengembangkan berbagai teknologi, mulai dari elektrifikasi hingga penyempurnaan mesin diesel yang sudah menjadi DNA kami,” ungkap Business Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Atsunori Murata.

Baca Juga

Styles AsikFest 2026 Jadi Panggung bagi Kreator dan UMKM Lokal

katafoto, Jakarta - Lippo Malls Indonesia (LMI) menuntaskan penyelenggaraan...

Cegah Abrasi, Kepulauan Seribu Bakal Dihijaukan dengan 105 Ribu Mangrove

katafoto, Jakarta - Sebanyak 105.000 bibit mangrove akan ditanam...

Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, Jakarta dan Bekasi Sepakat Kelola Bantargebang 5 Tahun

katafoto, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan...

Tak Hanya Vaksin Malaria, BRIN Siapkan 19 Kandidat Obat Herbal

katafoto, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan inovasi...

Pemerintah Kaji Lebih Dalam Definisi Korupsi dan Praktik Under-Invoicing

katafoto, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah mengkaji...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini